Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ Lepas PPL Mandiri Model Individu Terbimbing

  • Bagikan

MEDIAJATIM.COM | Jember – Mahasiswa harus peka dalam menyerap persoalan di tengah-tengah masyarakat. Sebab, persoalan kadang terjadi namun mereka tidak tahu harus bagaimana. Sementara di sisi lain, mahasiswa dianggap sebagai sosok intelektual yang mempunyai kelebihan dalam menampung keluhan masyarakat sekaligus mencarikan solusinya.

Demikian diungkapkan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember (UIJ), Jasuli saat melepas mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di aula kampus setempat, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, peserta PPL tidak boleh hanya fokus pada tugas-tugas yang telah dibebankan selama PPL berlangsung, namun juga perlu berbaur dengan masyarakat untuk menyerap dan mencari tahu apa yang yang mereka butuhkan.

Baca Juga:  Klaster Gowa Mendominasi Warga Positif Covid-19 di Bondowoso

“Tugas utama PPL tidak boleh diabaikan tapi berbaur dengan masyarakat juga penting. Sebab, kita membawa missi Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujar Jasuli.

Alumni Pondok Pesantren Maqna’ul Ulum Sukowono Jember itu juga meminta peserta PPL agar kreatif dalam menjalankan tugasnya. Sebab, kondisi saat ini masih belum lepas dari peraturan terkait pencegahan Covid-19, sehingga ada pembatasan yang tidak boleh dilanggar.

“Harus kreatif bagaimana menyiasati itu, jangan melanggar aturan, tapi program harus tetap jalan,” pintanya.

Dalam PPL kali ini, Fakultas Tarbiyah UIJ menerapkan PPL Mandiri Model Individu Terbimbing. Bagi peserta yang kebetulan sudah mengajar, anak didiknya bisa menjadi ‘sasaran’ PPL. Sedangkan bagi yang belum menjadi guru, peserta PPL diwajibkan mengadakan bimbingan belajar (bimbel) dengan jumlah anak didik minimal 10 orang, dan harus mendapat ijin dari orang tuanya.

Baca Juga:  Tiga Alumni Sukses Beri Semangat dalam Kuliah Umum Kemahasiswaan Fakultas UIN KHAS Jember

“PPL itu delapan pekan lamanya, dan dosen pembimbing akan terus memantau di lapangan,” urainya.

Jumlah peserta PPL ke-2 ini adalah 80, berasal dari program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Agama Isalm (PAI) Fakultas Tarbiyah UIJ. Mereka telah lulus PPL-1 microteaching. Selama delapan pekan mereka akan melakukan pengabdian di tengah-tengah masyarakat.

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: A6

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat