Ahmad Farid Anam, Sang Calon Hafidz UIN KHAS Jember

MeDIAJATIM.COM | Jember – Ahmad Farid Anam, nama lengkapnya. Sosok ini tak begitu populer, namun prestasinya cukup membanggakan. Sederet penghargaan yang diraihnya di bidang hifdzil Qur’an bisa dikuak untuk membuktikan bahwa kebanggaan itu bukan sekadar isapan jempol. Di antara prestasi yang telah ia kantongi adalah juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat Nasional di Universitas Negeri Sebelas Surakarta, juara 1 Lomba Tahfidz Internasional di Universitas Diwaniyah Irak Baghdad, dan yang terbaru adalah juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional Cabang Hifdzil Qur’an Putra 10 Juz.

“Lomba itu digelar oleh Universitas Negeri Jakarta secara virtual, dan pengumuman pemenangnya baru tanggal 11 November 2021. Alhamdulillah,” ujar Farid, sapaan akrabnya, di kampus Universitas Islam Negeri KH. Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Senin (29/11/2021).

Baca Juga:  HIMASURA UTM Meet and Share Santunan Anak Yatim dan Bukber

Menurut Farid, dirinya tak pernah berpikir untuk menjuarai lomba-lomba yang diikutinya. Sebab menghafal al-Qur’an yang ditekuninya adalah kegiatan rutin untuk mencari ridlo Allah. Namun seandainya harus ikut lomba, itu untuk memotivasi mahasiswa dan masyarakat agar mencintai al-Qur’an lebih dalam lagi.

“Motivasi saya menghafal Al-Qur’an tentunya meraih ridho Allah melalui Al-Qur’an,” terangnya.

Mahasiswa semester 2 Program Studi Hukum Keluarga UIN KHAS Jember ini mengungkapkan, menghafal Al-Qur’an sesungguhnya tidak susah-susah amat. Kuncinya adalah bisa istiqamah menghafal, dan menambah waktu muroja’ah serta meminta bantuan guru untuk menyimak hafalannya.

“Manajemen waktu menjadi salah satu kunci penting. Dalam setiap kegiatan harus tertarget, setiap kegiatan saat berdiri maupun duduk, lisan tidak berhenti mengulang hafalan terutama saat shalat tahajjud dan selepas sholat shubuh,” pungkasnya seraya mengaku nyaman kuliah di UIN KHAS Jember karena pihak kampus sangat mendukung kegiatan menghafalnya.

Baca Juga:  PERMATA SEKAR: Pramuka Siap Jemput Era 4.0 dengan Akhlakul Karimah

Secara terpisah, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Prof. M. Noor Harisudin mengaku sangat bangga sekaligus berharap agar mahasiswa Fakultas Syariah terinspirasi untuk mengharumkan nama almamaternya.

“Jangan berhenti menorehkan prestasi sampai di sini, habiskan seluruh kemampuan untuk meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar guru besar UIN KHAS Jember itu.

Reporter: Aryudi AR

Redaktur: A6

WhatsApp chat