Ketua Komisi C DPRD Jember: Tutup Jembatan Gugut Tujuh, Segera Laksanakan Perbaikannya

MEDIAJATIM.COM | Jember – Komisi C DPRD Jember Jawa Timur meminta pihak rekanan agar segera menutup jembatan Gugut Tujuh di Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Pasalnya, jembatan tersebut sudah agak miring sehingga rawan roboh, dan ujung-ujungnya membahayakan warga.

“Saya minta kontraktor untuk menutup jembatan itu besok (Sabtu, 15/1/2022). Kalau tidak kami yang akan menutup sendiri, karena itu menyangkut keselamatan warga juga,” ujar Ketua Komisi C DPRD Jember, Budi Wicaksono usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jembatan tersebut, Jumat (14/1/2022).

Menurut politisi Partai NasDem itu, perbaikan jembatan tersebut adalah proyek tahun jamak atau multiyears, dan masa kontrak sudah berjalan kurang lebih 10 hari. Namun sampai detik ini pihak rekanan belum juga melaksanakan kegiatan perbaikan jembatan itu. Sementara kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan, apalagi saat musim penghujan debit air di sungai tersebut cukup tinggi, dan terus menggerus penyangga jembatan.

Baca Juga:  Ketua Komisi B DPRD Jatim Ajak Pemerintah Satukan Komitmen Tekan Angka Kemiskinan

“Kalau jembatan itu nanti roboh, pasti ramai. Kalau sudah ramai, pekerjaan juga terganggu,” tambah Budi.

Budi menambahkan, pihak kontraktor telah berjanji akan membongkar jembatan tersebut pekan depan untuk memulai kegiatan pengerjaan proyek tersebut. Namun untuk menutup jembatan itu, tidak perlu menunggu saat pengerjaan perbaikan jembatan dimulai.

“Sebab yang kami pikirkan adalah resikonya. Makanya tutup jembatan itu sebelum memakan korban, dan kami minta segera dimulai pengerjaannya,” jelasnya.

Mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember itu juga menyinggung soal lambannya pengerjaan proyek tahun jamak untuk pembangunan sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Jember . Katanya, Desember 2021 pihak Dinas PU dan Bina Marga sudah mencairkan uang muka sebesar 15 persen (Rp115 Miliar) bagi 30 rekanan untuk kontrak 30 paket perbaikan jalan dan jembatan. Namun anehnya, sampai detik ini belum dilaksanakan pengerjaannya.

Baca Juga:  Anies Baswedan: Karya Seni Budaya Ikut Menentukan Perjalanan Arah Bangsa Kedepan

Banyak keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan. Ayo cepat action. Mohon dimengerti oleh kepala dinas dan rekanan yang sudah mendapatkan uang kontrak mulityears. Perbaikan jalan yang parah-parah itu ditunggu masyarakat supaya tak terjadi kecelakaan” pungkasnya.

Reporter: Aryudi A Razaq

Redaktur: A6

WhatsApp chat