Desa Sukogidri Salurkan BLT Dana Desa Bulan Januari dan Februari

MEDIAJATIM.COM | JEMBER – Pemerintah Desa Sukogidri menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2022. Penyaluran tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sukogidri, Selasa (1/3) pagi kemarin.

Sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 yang menyatakan bahwa setiap desa wajib menganggarkan minimal 40% untuk BLT dari total Dana Desa yang diperoleh pada tahun 2022.

“Tercatat ada 141 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD dan itu sudah cukup memenuhi syarat 40% Dana Desa untuk BLT,” kata Fandrik, Pendamping Lokal Desa (PLD) Sukogidri.

Hariyadi, Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sukogidri sekaligus Pengelola Kegiatan Anggaran (PKA) mengatakan bahwa BLT DD yang disalurkan untuk bulan Januari dan Februari, sehingga tiap KPM menerima bantuan sebesar Rp. 600.000.

Baca Juga:  KH Masdar Farid Tekankan Prinsip ‘Khaira Ummah’ kepada Guru Madrasah

“Untuk penyaluran berikutnya kita akan salurkan tiap bulan, yaitu Rp. 300.000 per bulan per KPM,” jelasnya.

Sementara itu, Purnoto, Kepala Desa Sukogidri berharap bantuan BLT DD dapat meringankan beban ekonomi masyarakat atas dampak Pandemi Covid 19 yang sampai sekarang belum saja usai.

“Masyarakat yang telah ditetapkan sebagai KPM BLT-DD hendaknya dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Ia juga berpesan bahwa bantuan yang diterima hendaknya tidak sekedar dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif semata, tapi juga diharapkan bisa menopang pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Baca Juga:  Mari Kembali Beralih Makan Jagung

“Masyarakat penerima BLT harus mampu memunculkan nilai kreatifitas penggunaannya, sehingga BLT ini tidak sekedar dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif. Lebih dari itu, tapi juga dapat digunakan untuk modal usaha rumah tangga,” tambahnya.

Penyaluran BLT DD dilakukan secara simbolis kepada 20 KPM. Selanjutnya Pemerintah Desa Sukogidri menyalurkan secara door to door agar tidak terjadi kerumunan di balai desa mengingat situasi pandemi yang masih belum kondusif.

Reporter: F Ahmad

Redaktur: A6

WhatsApp chat