UPN Veteran Jatim Adakan KKNT MBKM dengan Skema Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif

MEDIAJATIM.COM | Sebelas mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 114 UPN Veteran Jawa Timur akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNT MBKM) dengan skema Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif di Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Sumenep.

Perwakilan kelompok 114 telah melaksanakan kegiatan survei lokasi dan UMKM, Senin (7/3/2022). Tujuannya untuk mengetahui kondisi, potensi, dan kendala yang dialami oleh pelaku usaha di Desa Ambulu. Desa Ambulu dipilih karena desa ini dinilai memiliki beberapa UMKM yang dapat dikembangkan dan dibangun ekonomi yang kreatif.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Perangkat Desa Ambulu, terdapat beberapa UMKM yang bergerak di bidang peternakan, pangan, hingga mebel atau furniture. UMKM tersebut beroperasi untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat sekitar yang umumnya menginginkan produk berkualitas baik namun dengan harga terjangkau.

Bu Wiwin selaku Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) desa Ambulu juga menyatakan bahwa “UMKM di Desa Ambulu cukup banyak dan beragam namun untuk pelatihan setiap UMKM masih berpusat di Kecamatan Sumberasih, untuk Desa Ambulu sendiri masih belum ada kegiatan pelatihan untuk UMKM”.

Baca Juga:  Soal 25.000 Beasiswa, Ini Catatan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jember

Salah satu UMKM yang ada di Desa Ambulu yakni UMKM Donat dengan brand Naura Cakes and Bakery milik Ibu Wiwin yang berada di Dusun Keramat. Usaha produksi kue donat milik Ibu Wiwin sudah dirintis sejak 2001 bersamaan dengan diadakannya pelatihan dan izin usaha di kecamatan.

Kue donat yang berbahan baku tepung terigu ini diproduksi setiap hari dan juga melayani pesanan. Selain itu, Ibu Wiwin juga membuat kue basah dan jelly cake. Untuk pemasaran, Ibu Wiwin menggunakan Whatsapp, Instagram, dan Facebook.

Dalam merintis usahanya, tentu Ibu Wiwin mengalami berbagai kendala. Salah satu kendalanya yaitu selama pandemi covid-19 mengalami penurunan produksi karena sepi pembeli. Sebelum pandemi,

Ibu Wiwin dapat melakukan sebanyak 2-3 kali proses produksi dalam sehari. Namun setelah pandemi, Ibu Wiwin hanya dapat melakukan 1 kali produksi dalam sehari.

Baca Juga:  Dua Siswa MA ATQIA Bondowoso Juara Olimpiade Sains Nasional

Hal ini mendorong mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang tergabung dalam kelompok 114 untuk membantu mengembangkan dan memberikan inovasi kepada Ibu Wiwin. Pengembangan inovasi yang dapat kami lakukan mulai dari segi produk, kemasan, branding, hingga pasarnya.

Tak hanya di Desa Ambulu, kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur diikuti oleh sejumlah mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Dua kecamatan yang dipilih sebagai lokasi KKN yaitu Kecamatan Sumberasih dan Kecamatan Bantaran.

“Dengan konsep yang baik dan jangka waktu yg lebih lama saya harap program-program yang dijalankan lebih bermanfaat dan terarah untuk pengembangan UMKM yang menjadi mitra,” ucap Taufikurrahman selaku Dosen Pendamping Lapang.

Intensi ini rupanya mendapatkan dukungan yang positif baik dari warga setempat maupun dari Dinas Kebangsaan dan Politik Kabupaten Probolinggo. Kedua belah pihak menaruh harapan yang baik untuk pengembangan masyarakat dan UMKM setempat.

WhatsApp chat