Jika Kompetisi Normal, Madura United Siap Bermain di Pamekasan

MEDIAJATIM.COM | Pelaksanaan kompetisi Liga 1 tahun 2021 lalu berlangsung dengan sistem buble to buble. Meski tata laksana pertandingan dijadwalkan tandang-kandang, namun pertandingan dilaksanakan dalam satu kota yang ditentukan oleh operator kompetisi.

Terhadap pelaksanaan kompetisi Liga 1 musim depan, Madura United yang tercatat sebagai tim peserta Liga 1 tahun 2022-2023 sebagaimana disampaikan Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Ziaul Haq, akan mengupayakan pertandingan Madura United sebagian besar akan dilaksanakan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan (SGRMP) Pamekasan.

“Transisi Endemik harus kita upayakan bersama sehingga aktivitas warga bisa berangsur normal sebagaimana sebelum pandemi, utamanya di Pamekasan. Kami akan mendukung dengan upaya sebagian besar pertandingan Madura United Liga 1 akan digelar di Pamekasan,” ucap Ziual Haq di hadapan anggota PWI dalam silaturrahmi dialogis dan buka bersama PWI Pamekasan, di Balai Redjo (19/4/2022).

Baca Juga:  Gomes Anggap Lawan Borneo adalah Awal Kompetisi

Selain pertandingan Liga 1, jelas Zia, Madura United akan berupaya untuk mengajukan sebagai tuan rumah penyisihan grup terhadap rencana akan dilaksanakannya Piala Menpora 2022.

“Menggelar pertandingan Madura United di Pamekasan, maknanya adalah sebagai sarana pemutar roda ekonomi, baik bagi pelaku UMKM maupun pelaku usaha sektor jasa,” imbuh Ziaul Haq.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pamekasan, Qusyairi, menyambut baik terhadap keinginan Madura United untuk kembali menggelar pertandingan di Pamekasan.

“SGMRP sudah lebih dua tahun vakum menggelar pertandingan Liga 1. Kami sambut baik dan sangat siap memfasilitasi penggunaan SGMRP,” jawab Qusyairi menanggapi rencana Madura United.

Baca Juga:  3 Pemain Anyar Madura United Siap Diturunkan Lawan PS Tira

Qusyairi mengaku, berdasar penjelasan sejumlah warga yang mendapatkan berkah dari pelaksanaan pertandingan Madura United di SGMRP, sejak Madura United tidak bertanding di Pamekasan ada pendapatan yang hilang.

“Pemilik jasa parkir, penjual air, penjual makanan, termasuk penguasaha hotel mendapatkan imbas dari tidak adanya pertandingan Madura United di Pamekasan. Ini kabar baik untuk mendukung sport tourisme yang saat ini sedang digagas oleh Dispora Pamekasan,” ucap mantan Kepala Satpol PP.

Reporter: Zul

Redaktur: Sulaiman

WhatsApp chat