Madura United Training Ground Siap Difungsikan, Fachrudin dan Slamet Kenang Masa Lalu

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Madura United Training Ground (MUTG) yang terletak di Jalan Stadion, Pamekasan sudah siap digunakan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh manajemen klub Madura United, Minggu (10/7/2022).

Training ground itu bermula dari stadion sepak bola yang kurang terawat milik Yayasan R. Soenarto Pamekasan. Kemudian pada pertengahan tahun 2019 dikontrakkan pada manajemen klub berjuluk Laskar Sape Kerrab.

Sejak itu, stadion tersebut direnovasi, terutama di bagian perwajahan depan stadion dan rumput lapangan. Tujuannya, agar lapangan itu layak untuk digunakan latihan pemain Madura United, Madura United kelompok usia, dan siswa Madura United Football Academy (MUFA).

“Mulai hari ini, para pemain dan tim sudah diarahkan untuk beraktivitas di Pamekasan sekalian beberapa kegiatan latihan akan mulai dipusatkan di MUTG,” kata COO Madura United Annisa Zhafarina Qosasi, Minggu (10/7/2022).

Baca Juga:  Perkuat Citra Diri Pendampingan, APDI Tingkatkan Kapasitas Pendamping Desa
Kondisi lapangan sebelum direnovasi.

Keberadaan MUTG mendapat komentar positif dari para pemain senior Madura United, seperti Fachruddin W. Aryanto dan Slamet Nurcahyo. Keduanya terbilang pemain paling lama membela klub kebanggaan suporter Madura Bersatu yang saat ini masih bertahan.

“Saya mulai bermain di Madura tahun 2014. Pernah jalani latihan di stadion yang lama di Pamekasan. Waktu itu, jika hujan, banyak yang becek dan rumputnya tidak rata. Saya selalu mengikuti perkembangan informasi perbaikan lapangan latihan. Ingin segera bisa latihan di sana,” ujar Kapten Madura United Fachruddin.

Sedangkan Slamet Nurcahyo bersyukur dengan adanya tempat latihan khusus skuad Madura United tersebut. Sehingga dia dan kolega tidak akan kesulitan lagi untuk mendapatkan tempat latihan.

“Saya melihatnya proses pembangunan lapangan tahun lalu, pas kami latihan di Pamekasan. Guyonan saya, apa saya bisa berlatih disini nanti?. Karena sejak saya bermain di Madura, lapangan latihan kan sering kesulitan. Bersyukur saya tetap bersama Madura United dan doa saya bisa segera berlatih di tempat latihan Madura United akan segera saya jalani,” jelas pemilik nomor punggung 10 di Madura United itu.

Baca Juga:  Madura United Gagal Menang, Gomes tetap Bersyukur

Bahkan, mantan pemain Persebaya itu mengungkap kenangan yang pernah dia alami saat harus gagal menjalani latihan di lapangan yang dulunya bernama Stadion R. Soenarto Pamekasan tersebut.

“Seperti mimpi jika ingat tahun 2016, saat rombongan pemain harus balik kanan dari stadion lama Pamekasan karena lapangan tidak bisa digunakan karena sangat keras dan banyak cekungan,” ungkap Slamet Nurcahyo.

Reporter: Sulaiman
Redaktur: A6

WhatsApp chat