Sepanjang 2022, Pemkab Bangkalan Belum Pernah Lakukan Operasi Rokok Ilegal

Rokok Ilegal
(Helmi Yahya/Media Jatim) Barang bukti (BB) rokok ilegal hasil penindakan saat rilis di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan 12 Februari 2022 lalu.

Bangkalan — Sepajang 2022, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan tercatat belum pernah melakukan penindakan rokok ilegal.

Saat ini, Korps Penegak Perda itu mengaku masih akan membentuk Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal yang terdiri dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan OPD terkait.

DLH Pamekasan

Kasatpol PP Bangkalan Rudianto menyebutkan, instansinya baru bergerak sebab anggaran penindakan baru beralih bulan lalu dari bagian Sekretariat Daerah (Setda) ke instansinya.

“Belum ada kegiatan operasi yang dilakukan, jadi belum ada rokok ilegal yang berhasil diamankan,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Kamis (10/11/2022).

Karena baru akan dibentuk, operasi rokok bodong ini baru bisa dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. “Bulan ini kemungkinan sudah jalan,” tuturnya.

Baca Juga:  Tuai Apresiasi Keberhasilan Satgas Amankan BKC Ilegal di Sejumlah Lokasi

Kabag Perekonomian Setda Bangkalan Zainal Alim mengatakan, peralihan anggaran penegakan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2022 ini memang baru dialihkan pada awal Oktober lalu.

“Edaran peralihannya memang sejak Juli 2022 lalu, tapi baru bulan lalu dialihkan sesuai kebijakan pemerintah daerah,” jelasnya.

Anggaran yang tersedia untuk penindakan rokok pocong ini Rp456 juta. “Semua kegiatan sosialisasi sudah selesai, sekarang tinggal penindakan hukumnya saja,” pungkasnya.(hel/ky)