Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial

Universitas Ciputra
(Dok. Media Jatim) Mahasiswa Fikom Universitas Ciputra mengajarkan anak-anak SMM bijak bermedia sosial, Minggu (4/12/2022).

Surabaya — Maraknya anak bermain media sosial (Medsos) menimbulkan kecemasan masyarakat, utamanya para orang tua.

Di Medsos, banyak konten-konten berbau negatif. Itu dikhawatirkan berdampak negatif pula terhadap perilaku mereka.

iklan

Dilatarbelakangi persoalan ini, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (Fikom) Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggagas kegiatan bertajuk “Learn to Grow with Tiktok”

Kegiatan yang bekerja sama dengan Sanggar Merah Merdeka (SMM) ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak cara bermedia sosial dengan bijak.

SMM sendiri merupakan sebuah komunitas yang bergerak di bidang edukasi untuk anak-anak pinggiran.

Pada acara “Learn to Grow with Tiktok” yang dilaksanakan pada 4 Desember 2022, mahasiswa Fikom UC mengajak anak-anak SMM cabang Tales membuat video konten Tiktok di sanggarnya.

Baca Juga:  Lapas Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Soal Remisi Koruptor kepada Narapidana

Sementara peserta “Learn to Grow with Tiktok” adalah anak-anak tingkat SD; kelas 4, 5 dan 6.

Acara yang berlangsung sejak 21 November 2022 ini tidak hanya mengajak anak-anak untuk memproduksi video saja, tetapi juga mengajarkan pengantar-pengantar yang dibutuhkan saat akan membuat video seperti public speaking, cara pengambilan gambar yang baik dan cara mengedit video sehingga konten yang dihasilkan menjadi lebih menarik.

Para mahasiswa Fikom UC juga memberikan sosialisai tentang konten edukasi di Medsos dengan tujuan menunjukkan kepada mereka bahwa Medsos bisa membawa dampak positif dan menjadi media edukasi bagi mereka.

Baca Juga:  ASN Baru, Bupati Pamekasan: Wajib Memiliki Etos Kerja Tinggi

Pengurus SMM, Heru, menyambut baik acara “Learn to Grow with Tiktok” yang dilaksanakan dalam lima kali pertemuan ini.

“Saya lihat output-nya ada. Setelah mengikuti acara ini, yang awalnya tidak berani bicara di depan kamera, anak-anak jadi berani berbicara di depan kamera. Itu merupakan suatu perkembangan yang bagus,” tuturnya.

Acara “Learn to Grow with Tiktok” ini diharapkan dapat menjadi permulaan yang baru bagi anak-anak sanggar, dan dapat mendorong mereka untuk menjadi lebih kreatif dan tetap bijak dalam bermedia sosial.(**/ky)