Duta Agripreneur Santri Jadi Terobosan LPPNU Pamekasan, dan Ini Sosok Komunikator di Belakangnya!

LPPNU Pamekasan
(Dok. Media Jatim) Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim (kanan) dan pengurus LPPNU.

Pamekasan — Program Agripreneur Santri yang digagas LPPNU Pamekasan mendapat sambutan baik dari sejumlah kalangan, termasuk dari PWNU Jawa Timur.

Program yang dikemas salah satunya dengan membentuk Duta Agripreneur Santri ini disebut-sebut sebagai terobosan bagi anak muda dan santri yang hendak berkiprah di dunia pertanian.

iklan

Duta Agripreneur Santri Pamekasan Miftahul Arifin menjelaskan, sejumlah langkah di bidang agripreneur telah dilaksanakan oleh LPPNU di pesantren.

“Pembinaan oleh LPPNU yakni, pengembangan pertanian di pondok pesantren dengan menyiapkan laboratorium pertanian di 13 pesantren, kemudian melalui komunitas alumni pondok pesantren dikenal dengan Duta Agripreneur Santri,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Senin (12/12/2022).

Mantan Ketua PC PMII Pamekasan itu mengaku sudah bergerak dan mencoba secara mandiri mengembangkan sektor pertanian meskipun dengan lahan kecil.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Buka Kalender Acara 2023 dengan Pameran Lukisan

Miftah mengaku sudah bisa memproduksi ribuan bibit cabe dengan perawatan yang sederhana dan berkualitas. “Ternyata tidak seribet yang dibayangkan,” sambungnya.

Dia menambahkan, ada 13 capaian LPPNU Pamekasan yang kemudian menjadi poin baik di PWNU Jatim Awards 2022 pada saat visitasi 10 Desember 2022 lalu.

“Ada dua nama yang sangat berperan dalam keberhasilan LPPNU Pamekasan sampai bisa sejauh ini, pertama Mas Tabri, yang mampu mengkomunikasikan dengan berbagai pihak,” bebernya.

Sosok Sekretaris LPPNU Pamekasan sekaligus Ketua PWI itu, menurut Miftah, menjadi penyemangat bagi para anak muda dan santri dalam mengembangkan pertanian di pesantren.

Kemudian yang kedua, tambah Miftah, yakni ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim.

Baca Juga:  Dinas PUPR dan BPBD Bangkalan Saling Lempar Tanggung Jawab Perbaikan Infrastruktur Dampak Bencana Alam

“Mas Tabri sering menyampaikan kepada kami bahwa apa yang menjadi langkah kebijakan LPPNU selalu disampaikan ke Ketua PCNU agar mendapat arahan,” terangnya.

Dia berharap, gerakan LPPNU Pamekasan ini benar-benar mampu mendongkrak prinsip-prinsip kemandirian di pesantren. Sehingga, juga akan mencetak santri-santri yang mandiri.

Terpisah, Kader Duta Agripreneur Santri LPPNU Pamekasan Mohammad Nasir juga menjelaskan, komunikator LPPNU yang sangat aktif adalah Tabri S Munir.

“Sederhana dalam ucapannya, tapi tindakannya melebihi ekspektasi kita,” ungkapnya.

Nasir juga menilai, Tabri kerap turun ke bawah. “Sering mengawal langsung jika ada apa-apa, turun ke pesantren, nah, spirit ini yang bisa kita contoh sebagai Kader Duta Agripreneur LPPNU Pamekasan,” pungkasnya.(rif/ky)