PERIODE II
Daerah  

Umur 19 Tahun Belum Rekam e-KTP, Data Kependudukan Miliknya Akan Dinonaktifkan

Media Jatim

Bangkalan, mediajatim.com — Data kependudukan milik warga yang sudah berumur 19 tahun tapi belum melakukan perekaman Kartu Tanda Pendudukan (KTP) elektronik dipastikan akan dinonaktifkan.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bangkalan Agus Suharyono, Senin (20/2/2023).

“Setiap daerah pasti ada data kependudukan yang tidak mengalami pergerakan. Sekarang, jika ada yang tidak melakukan perekaman lebih dari dua tahun, data kependudukannya akan kami nonaktifkan,” jelasnya kepada mediajatim.com.

Penonaktifan data kependudukan ini, kata Agus, untuk mengurangi data yang tidak bergerak. Sebab, apabila dibiarkan, maka data tersebut akan berpengaruh pada beberapa program yang diterapkan pemerintah.

Baca Juga:  Datangi IAIN Madura, Imigrasi Pamekasan Beri Layanan Eazy Passport untuk Dosen

“Data itu akan dianggap bodong,” tambahnya.

Banner Iklan Media Jatim

Disebutkan, hal itu juga sebagai salah satu cara untuk mengurangi penduduk yang tidak sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

Banner Iklan Media Jatim

“Setidaknya dengan demikian, orang yang bersangkutan segera melakukan perekaman KTP elektronik,” tegas Agus.

Sementara, dia menjelaskan, saat ini masih belum menerima update data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Tapi, pihaknya bisa memastikan di setiap daerah ada data kependudukan yang tidak bergerak.

Ke depan, lanjut Agus, Dispendukcapil Bangkalan akan berusaha jemput bola dengan melakukan perekaman di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Baca Juga:  Jangan Panik Paspor Hilang di Luar Negeri, Berikut Penjelasan Imigrasi Pamekasan!

“Jadi pelajar yang sudah memasuki umur wajib punya e-KTP akan lebih mudah aksesnya,” pungkasnya. (hel/zul)