Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Kristalkan 9 Perintah Kader NU, Lakpesdam MWCNU Kadur Gelar Halakah Nahdliyah

Media Jatim
(Dok. Media Jatim) Lakpesdam MWCNU Kadur, Pamekasan sukses menggelar Halakah Nahdliyah dengan menghadirkan kader yang telah lulus PKPNU.
(Dok. Media Jatim) Lakpesdam MWCNU Kadur, Pamekasan sukses menggelar Halakah Nahdliyah dengan menghadirkan kader yang telah lulus PKPNU.

Pamekasan, mediajatim.com — Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) MWCNU Kadur, Kabupaten Pamekasan sukses menggelar Halakah Nahdliyah, Jumat (10/3/2023).

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Bertempat di lantai II kantor MWCNU Kadur, panitia menghadirkan dua instruktur sebagai pemateri, yaitu Taufiqur Rahman Khafi dan Aminullah.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

“Halakah Nahdliyah ini merupakan bagian dari sebuah sistem pengkaderan terstruktur dan berkelanjutan,” tegas Ketua Lakpesdam MWCNU Kadur Moh. Afandi.

Menurutnya, para warga NU yang sudah lulus Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) di Kecamatan Kadur diundang sebagai peserta.

Doktor muda yang mengajar di IAIN Madura itu menambahkan, Halaqah Nahdliyah diketengahkan untuk mengkristalkan 9 perintah kader NU. Kesembilan perintah kader NU itu meliputi pertama, menyusun data base potensi kepengurusan cabang hingga ranting.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Kedua, mengonsolidasikan kegiatan keagamaan Ahlus Sunnah Wal Jamaah di dalam organisasi NU maupun masyarakat. Ketiga, mengunjungi dan mendatangi para ulama, kiai, maupun tokoh agama.

“Sementara yang keempat ialah memetakan orang-orang dan simpul gerakan yang berindikasi menyebarkan paham wahabi, radikal Islam, paham liberal, dan neo-komunis dalam segala bentuk dan manifestasinya,” ungkap Afandi.

Baca Juga:  GP Ansor Kadur Dorong dan Fasilitasi Pembentukan Remas

Kelima, tambahnya, memetakan problem, kelemahan serta ancaman, tantangan dan hambatan terhadap NU di semua tingkatan.

“Keenam, kita dituntut untuk menggerakkan potensi ekonomi warga NU serta sumber-sumber pendanaan NU. Ketujuh, kader NU wajib melakukan observasi dan identifikasi perkembangan jumlah warga NU,” urainya.

Perintah kader NU selanjutnya ialah melakukan pendataan dan identifikasi lembaga-lembaga strategis NU mulai dari pesantren, masjid, madrasah, hingga perguruan Islam.

“Terakhir atau kesembilan, melakukan pengembangan jaringan strategis di dalam maupun di luar NU,” tukas Afandi dengan penuh keyakinan. (*/nam)

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001