Segenap pimpinan dan karyawan_20240408_235739_0000

Disdikbud Pamekasan Gelar Bimtek Pelestarian Musik Tradisional, Akhmad Zaini: Agar Madura Bukan hanya Nama!

Media Jatim
Bimtek Pelestarian Seni Budaya Musik Tradisional
(Eiffah Eizzatul Umami/Media Jatim) Bimtek Pelestarian Seni Budaya Musik Tradisional Karawitan untuk Guru SD, SMP Negeri dan Swasta di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan, Kamis (16/3/2023).

Pamekasan, mediajatim.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelestarian Seni Budaya Musik Tradisional Karawitan di Hotel Cahaya Berlian, Kamis (16/3/2023).

8_20240408_234212_0006
21_20240408_234212_0019
5_20240408_234212_0003
2_20240408_234211_0000
3_20240408_234211_0001
10_20240408_234212_0008
Diskon_20240411_102039_0000

Bimtek tersebut diikuti 80 peserta yang terdiri dari Guru Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Seluruh Staf Bidang Kebudayaan beserta Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Disdikbud Pamekasan.

6_20240408_234212_0004
14_20240408_234212_0012
7_20240408_234212_0005
Diskon_20240408_235150_0000
24_20240408_234212_0022
13_20240408_234212_0011

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini menerangkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi guru agar berpartisipasi melestarikan musik tradisional karawitan.

“Para guru yang ikut ini diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada para anak didik di sekolah masing-masing nanti,” ungkapnya, Kamis (16/3/2023).

Zaini menambahkan, pelestarian dan kecintaan kepada musik tradisional harus ditanamkan sejak dini, sehingga, akhirnya menjadi karakter para generasi.

9_20240408_234212_0007
20_20240408_234212_0018
15_20240408_234212_0013
17_20240409_074953_0000
16_20240408_234212_0014
Diskon_20240409_180711_0000

Selama ini, imbuh Zaini, pihaknya selalu mendorong peserta didik untuk senantiasa mencintai tanah lahirnya, salah satunya, melalui musik tradisional karawitan.

“Banyak orang yang tidak paham bagaimana Madura sesungguhnya, maka melalui musik tradisional yang berkembang di Madura, kita bisa lebih paham bahwa Madura itu bersahaja dan penuh dengan falsafah,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga:  5 Bank Ajukan Jadi Penampung Dana Pilkada Sampang 2024, KPU: Yang Terpenting Keamanannya! 

Menurut mantan Kabag Kesra Setkan Pamekasan itu, Madura kaya dengan budaya dan kesenian. Kekayaan ini wajib dipertahankan dan dilestarikan oleh para generasi.

“Saya berharap Madura, tetap menjadi Madura, bukanya hanya nama saja, namun isinya bukan Madura, dan hal itu butuh usaha semua pihak agar budaya dan karakter kemaduraan tetap melekat,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, musik karawitan ini berasal dari Jawa. Namun, musik ini juga berkembang dan menjadi musik tradisional Madura. Bahkan, musik ini disinyalir sudah berkembang pada masa kerajaan di Madura.(rif/ky)

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240410_124753_0000
4_20240408_232459_0003
6_20240408_232459_0005
1_20240408_232458_0000
Dinas lingkungan hidup kabupaten sumenep_20240408_232720_0000
7_20240408_232459_0006
3_20240408_232459_0002
8_20240408_232459_0007
2_20240408_232459_0001