Madura United vs PSM Makassar Disiarkan Delay, Bernardo Tavares Merasa Didiskriminasi

Media Jatim
Makassar
(Dok. PSM Makassar) Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat mendampingi anak asuhnya berlatih di SGMRP, Kamis (30/3/2023).

Nasional, mediajatim.com — Laga pekan ke-31 Liga 1 2022-2023 Madura United vs PSM Makassar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP), Jumat (31/3/2023), disiarkan secara delay pada pukul 22.30 WIB.

Sementara kick off pertandingan pada pukul 20.30 WIB atau bersamaan dengan pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung dan Persikabo 1973 vs Barito Putera.

Namun, pihak Indosiar sebagai salah satu pemegang hak siar BRI Liga 1 lebih memilih untuk menayangkan secara live Persija vs Persib.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengaku kecewa. Pasalnya, pada pertandingan tersebut Juku Eja memiliki peluang mengunci gelar jika berhasil mengalahkan Madura United.

Baca Juga:  Madura United Gunakan Jasa Jaimerson Kembali, Ini Alasannya

“Kami memiliki kesempatan besok untuk berpesta, tidak ada yang bisa menggaransi, tapi peluang tersebut ada,” ungkap Tavares Kamis (30/3/2023).

PSM Makassar kini berada di puncak klasemen dengan 69 poin dari 31 pertandingan. Menyusul Persib di peringkat kedua dengan 59 poin dari 30 pertandingan.

PSM hanya membutuhkan sekali kemenangan untuk memastikan diri menjadi Juara Liga 1.

“Apakah ini liga Jawa atau Liga Indonesia? Karena besok (hari ini, Red.), PSM Makassar yang bukan dari Jawa, bisa saja juara dan pertandingan kami dibuat tidak live?” tanyanya penuh kecewa.

Baca Juga:  Achsanul Qosasi: Sepakbola Itu Tidak Paham Politik

“Bayangkan jika ini terjadi pada Madura, kalian sedikit lagi akan juara, lalu pertandingan kalian yang di-delay. Bagaimana perasaan supporter kalian? Supporter kami menunggu 23 tahun untuk momen ini,” pungkas pelatih asal Portugal tersebut.(ak/ky)