Banner Iklan Media Jatim

LPI Al-Hamidy Banyuanyar Gelar Haul ke-90 RKH. Abdul Hamid bin Itsbat: Kiai yang Memuliakan Istri

Haul 90 Banyuanyar
(M. Arif/Media Jatim) Puluhan kiai Pulau Garam menghadiri Haul ke-90 RKH. Abdul Hamid bin Itsbat di LPI Al-Hamidy Ponpes Banyuanyar Pamekasan, Minggu (9/4/2023).

Pamekasan, mediajatim.com — Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Hamidy Pondok Pesantren (Ponpes) Banyuanyar menggelar Haul ke-90 RKH. Abdul Hamid bin Itsbat di halaman Dalem Timur, Minggu (9/3/2023) Sore.

Acara yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut dihadiri sejumlah pengasuh Ponpes di Madura, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Bupati Penajam Paser Utara Hamdam, 50 ribu jemaah haul yang terdiri dari wali santri, alumni dan simpatisan.

Salinan dari atas dedikasinya selama 5 tahun, menggagas banyak terobosan, menciptakan program-program lompatan dan berguna bagi masa depan Pamekasan_20230925_204820_0000
20230925_204733_0000
20230925_203345_0000

Perwakilan Keluarga Besar LPI Al-Hamidy Ponpes Banyuanyar Lora Itsbat bin Abdul Qadir menyampaikan, haul ini bertujuan untuk mengambil pelajaran dari kehidupan para pendahulu, bukan untuk menyombongkan diri.

Baca Juga:  Rumah Zakat Terima Penghargaan Top Digital Award Implementation on Social Institution 2020

“Salah satu kisah yang patut diambil hikmahnya dari kehidupan RKH. Abdul Hamid bin Itsbat yaitu setiap keluar rumah selalu izin ke istri beliau,” ungkapnya, dalam sambutan, Minggu (9/4/2023).

atas dedikasinya selama 5 tahun, menggagas banyak terobosan, menciptakan program-program lompatan dan berguna bagi masa depan Pamekasan_20230925_173636_0000
Salinan dari atas dedikasinya selama 5 tahun, menggagas banyak terobosan, menciptakan program-program lompatan dan berguna bagi masa depan Pamekasan_20230925_193350_0000
Salinan dari atas dedikasinya selama 5 tahun, menggagas banyak terobosan, menciptakan program-program lompatan dan berguna bagi masa depan Pamekasan_20230925_231001_0000

Pernah suatu waktu, lanjut Ra Istbat, RKH. Abdul Hamid memiliki kegiatan di luar dan lupa tidak berpamitan hingga sampai di kawasan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

“Beliau tiba-tiba pulang ke dalem untuk izin, bukan takut, namun beliau sangat memuliakan istri,” jelasnya.

Baca Juga:  Berkunjung ke Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan, Jenderal Bintang Dua Ini Berpesan Madura Jangan Mau Dipecah-belah

Lora Itsbat juga menuturkan bahwa RKH. Abdul Hamid bin Itsbat meninggalkan kebaikan yang akan terkenang sepanjang masa berupa Kitab Tarjuman sebagai pegangan bagi keluarga dan santrinya.

“Di dalam kitab tersebut dijelaskan tentang tata krama dari bangun tidur hingga mau tidur lagi, mari kita amalkan bersama semua yang sudah diajarkan beliau dalam kitab tersebut,” ajaknya.

Lora Istbat berdoa agar semua yang hadir pada acara haul tersebut selamat dunia dan akhirat serta tetap berpegang teguh terhadap minhaj para pendahulu.(rif/ky)