IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Gelar Wisuda Sarjana XXXVI dan Magister XVI, Rektor IAIN Madura Paparkan Tiga Tantangan yang Harus Ditaklukkan

Media Jatim
Madura
(M. Arif/Media Jatim) Rektor IAIN Madura Saiful Hadi memberikan cendera mata kepada salah seorang wisudawati terbaik, Najwa Muqoddas, di Auditorium Center setempat, Sabtu (6/5/2023).

Pamekasan, mediajatim.com — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar Wisuda Program Sarjana XXXVI dan Program Magister XVI di Auditorium Center setempat, Sabtu (6/5/2023).

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Prosesi wisuda kali ini diikuti 315 wisudawan dengan perincian 111 mahasiswa dan 204 mahasiswi.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Rektor IAIN Madura Dr. Saiful Hadi mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada IAIN untuk membimbing dan membentuk karakter mahasiswa.

“Kami sangat bangga kepada wisudawan yang telah menjadi bagian dari almamater IAIN Madura,” ungkapnya, Sabtu (6/5/2023).

Saiful mengatakan bahwa tugas penting para wisudawan ke depan ialah harus mampu merajut kehidupan yang lebih progresif dan berkarakter.

“Sesuai dengan visi IAIN Madura, para wisudawan wajib menjadi insan religius, kompetitif dan kolaboratif, sehingga mampu bersaing dengan kampus besar lainnya saat sudah terjun ke tengah masyarakat,” jelasnya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Dalam kesempatan tersebut Rektor jebolan Universitas Negeri Malang (UM) itu memaparkan tiga tantangan yang harus ditaklukkan.

Baca Juga:  Sosok Kapolres Pamekasan AKBP Dani di Mata Para Ketua Organisasi Wartawan

Pertama, tantangan ekonomi, artinya, para alumni harus mampu mengembangkan ilmu, pengalaman dan keterampilan yang diperoleh sehingga mampu eksis di tengah perkembangan zaman.

Kedua, kata Saiful, alumni harus menguasai model-model transformasi digital dengan menambah pengetahuan literasi digital sehingga mampu bijaksana dalam menggunakan teknologi dan mengembangkannya tanpa melupakan aspek humanis.

Terakhir, yaitu tantangan transideologi yang cenderung mengalah kepada radikalisme dan ekstremisme, sementara IAIN Madura sudah disepakati sebagai kampus moderat.

“Selamat dan sukses menuju kampus kehidupan yang lebih luas, tetap lakukan yang terbaik sesuai visi misi IAIN Madura,” pungkasnya.(rif/ky)