IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Penanganan Kasus Rokok Ilegal Flash Rp2,2 Miliar Mandek, Bea Cukai Tolak Wawancara Forum Wartawan

Media Jatim
Rokok
(Dok. Bea Cukai Madura) Barang bukti rokok ilegal flash dijaga Satpam di Kantor Bea Cukai Madura di Kabupaten Pamekasan.

Pamekasan, mediajatim.com — Pada 4 April 2023, Bea Cukai Madura mengamankan satu tronton rokok ilegal merek flash.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Jumlah rokok ilegal flash ini tidak tanggung-tanggung, yakni 2,8 juta batang atau senilai Rp2,2 miliar.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Rokok polos ini diduga milik pengusaha asal Pantura Pamekasan berinisial T.

Namun, 9 April 2023, Bea Cukai Madura hanya menetapkan sopir truk sebagai tersangka. Dari rilis bea cukai 10 April 2023, tersangka berinisial D.

Sementara dua orang yang lain berinisial Z dan T hanya terperiksa.

Pada saat wawancara pada 10 April 2023, wartawan tidak diperkenankan mengambil dokumen foto rokok flash tersebut.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

“Demi kemaslahatan kita bersama, nanti dulu, sabar dulu, nanti ada kesempatannya,” terang Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura Zainul Arifin sebagaimana diberitakan mediajatim.com 10 April 2023 lalu.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura dan Satpol PP Pamekasan Edukasi Pengusaha tentang Pidana Rokok Ilegal

Pada 9 Mei 2023, Forum Wartawan Pamekasan (FWP) melayangkan permohonan wawancara untuk menanyakan perkembangan perkara tersebut.

Namun, Bea Cukai Madura enggan melayani wawancara forum wartawan.

“Keterangan dari penyidik belum ada keterangan baru yang dapat disampaikan, untuk sementara wawancara belum bisa dilayani,” terang Bea Cukai Madura melalui nomor kontak admin resminya, Selasa (9/5/2023).(*/faj)