DLH Sumenep Akui Edukasi tentang Sampah untuk Pelajar Belum Maksimal

Media Jatim
Sampah
(Muhammad Iqbal/Media Jatim) Seorang pelajar sedang membuang sampah di selokan Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu (7/6/2023).

Sumenep, mediajatim.com — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Arif Susanto mengakui bahwa edukasi mengenai sampah di kalangan pelajar masih belum maksimal.

Para pelajar di Kabupaten Sumenep, kata Arif, rata-rata tidak mengetahui dampak buruk jika membuang sampah sembarangan.

“Edukasi soal sampah terhadap para pelajar sudah dilakukan, namun belum masif. Kami persiapkan lagi langkah konkret edukasi tidak membuang sampah sembarangan pada pelajar agar bisa menyentuh ke semua lembaga pendidikan di Sumenep,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Rabu (7/6/2023).

Sebelumnya, lanjut Arif, edukasi sampah DLH Sumenep hanya menyasar sejumlah lembaga pendidikan formal melalui program Sekolah Adiwiyata.

Baca Juga:  Pendaftaran Bacakades di Bangkalan Berakhir, Pendaftar di 15 Desa Lebih dari Lima Orang

“Sementara, tidak semua sekolah masuk pada Sekolah Adiwiyata. Selama ini kita hanya berfokus pada sekolah yang memang memperoleh binaan dari DLH. Maka dari itu, DLH ke depan akan merangkul semua sekolah di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Lebih jauh Arif Susanto menjelaskan, sebagai upaya untuk merangkul semua sekolah di Sumenep, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. “Seluruh pelajar di Sumenep akan kami jadikan agen DLH,” tukasnya.

Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lenteng Maswiyanto mengaku senang jika DLH Sumenep akan mengedukasi para pelajar tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan, terutama, pada anak-anak didiknya.

Baca Juga:  Proses Hukum Yazir Terus Bergulir, Polres Pamekasan Akan Gunakan Saksi Ahli Bahasa untuk Dalami Kasus

“Alhamdulillah, kalau memang itu mau dijalankan. Memang, harapannya sekolah ini juga bisa menjadi bagian dari binaan DLH Sumenep,” ungkapnya saat dihubungi mediajatim.com, Rabu (7/6/2023).

Maswiyanto berharap, agenda DLH Sumenep tersebut tidak hanya bekerja sama dengan Disdik setempat.

“Karena SMA Negeri 1 Lenteng itu berada di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep,” pungkasnya.(mj12/faj)