Pengukuhan Guru Besar UIN KHAS Jember Dinilai Cacat Akademik, Aktivis PMII Geruduk Gedung Rektor

Media Jatim
UIN KHAS
(Dok. Media Jatim) Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat demonstrasi di depan Gedung Rektor kampus setempat, Kamis (8/6/2023).

Jember, mediajatim.com — Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menggelar demonstrasi di depan Gedung Rektor kampus setempat pada Kamis (8/6/2023).

Aksi yang mereka lakukan tersebut merupakan bentuk protes terhadap Suhadi Winoto yang dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu manajemen pendidikan di UIN KHAS pada 25 Januari 2023 lalu.

Ketua Komisariat PMII UIN KHAS Ilham Hidayatullah mengungkapkan, telah terjadi penyelewengan kekayaan intelektual di perguruan tinggi tempat ia kuliah.

“Banyaknya kasus kecacatan akademik di UIN KHAS Jember, termasuk pengukuhan bapak Suhadi Winoto. Angka kredit pelaksanaan penelitiannya masih kurang, dan karya ilmiahnya buruk,” ungkapnya, Rabu (8/6/2023)

Baca Juga:  Aksi PMII Sumenep Desak Polres Berantas Narkoba Ricuh, Polisi Pukul Demonstran hingga Luka

Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya UIN KHAS Jember dapat menjaga kredibilitasnya dari segala bentuk skandal akademik, apalagi dalam pengangkatan guru besar.

“Kami saat ini ragu akan keilmuan di kampus UIN KHAS Jember. Karena terdapat praktik-praktik yang telah mencederai tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Pemuda yang akrab disapa Ilham tersebut menegaskan, kampus harus segera menindak tegas masalah ini.

“Jika tidak ada penindakan, itu menjadi tanda matinya moral akademik di UIN KHAS Jember sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, mediajatim.com berkali-kali menghubungi Rektor UIN KHAS Jember, namun tidak ditanggapi hingga berita ini diterbitkan.(fa/faj)