Dinilai Lelet Tangani Pencurian Motor, Polres Bangkalan Dapat Rapor Merah dari Mahasiswa UTM

Media Jatim
UTM
(Dok. Media Jatim) Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (Gema UTM) saat demonstrasi di depan Polres Bangkalan, Selasa (13/6/2023).

Bangkalan, mediajatim.com — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (Gema UTM) melakukan demonstrasi ke Polres Bangkalan menuntut keamanan yang kondusif di wilayah hukumnya, Selasa (13/6/2023).

Korlap Aksi Gema UTM Maskur menyampaikan, aksi tersebut dilakukan karena terdapat peningkatan kasus kriminal di wilayah Telang hingga daerah UTM.

“Hampir tiap hari, dua sepeda motor mahasiswa dicuri. Akibatnya, banyak mahasiswa yang mengeluh akan ketidakamanan di wilayah tersebut,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Selasa (13/6/2023).

Berdasarkan pendataan yang kami lakukan, lanjut Maskur, setidaknya sudah puluhan motor hilang dalam waktu yang relatif singkat. “Atas kejadian ini, banyak mahasiswa yang terganggu secara psikis dan tentu berpengaruh pada fokus belajarnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Tanggapi Isu Masuk Bursa Calon di Pilgub Jawa Timur 2024

Lebih lanjut Maskur mengatakan, mestinya pihak kepolisian dapat bertanggung jawab atas maraknya kasus kriminal ini. Karena memang mereka yang seharusnya menjaga keamanan dan ketertiban sesuai dengan undang-undang yang telah ditetapkan.

“Dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Indonesia disebutkan, pihak kepolisian dibentuk untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” jelasnya.

Maskur berharap, pihak kepolisian di Bangkalan dapat meningkatkan keamanan dan memberikan respon yang cepat atas laporan mahasiswa yang sering menjadi korban pencurian sepeda motor.

Baca Juga:  Tiket Wisata Bukit Jaddih Bangkalan Berlapis-lapis, Disbudpar Mengaku Belum Temukan Solusi

“Rapor merah untuk Polres Bangkalan, karena minimnya keamanan dan lambatnya kinerja dalam menangani kasus pencurian. Sebab, ada laporan kehilangan dari mahasiswa, namun hingga sekarang belum ada tindakan apa pun dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya saat menemui massa aksi berjanji akan memenuhi tuntutan Gema UTM, yakni meningkatkan keamanan.

“Kami akan meningkatkan keamanan dan ketertiban. Termasuk akan terus melakukan penyelidikan terkait laporan dari mahasiswa atas kasus pencurian yang menimpanya,” pungkasnya.(fa/faj)