MIN 1 Sumenep Gelar Lepas Pisah dan Wisuda Tahfiz, 50 Lulusan Hafal Al-Qur’an Satu hingga Lima Juz

Media Jatim
MIN 1 Sumenep
(Muhammad Iqbal/Media Jatim) Kepala MIN 1 Sumenep Didik Santoso dan Kepala Kemenag Sumenep Chaironi Hidayat tengah berpose bersama wisudawati dengan perolehan hafalan Al-Qur'an terbanyak, Sabtu (17/6/2023).

Sumenep, mediajatim.com — Madrasah Ibtidaiah (MI) Negeri 1 Sumenep menggelar Lepas Pisah dan Wisuda Tahfiz bagi siswa kelas akhir di Aula Kantor Kemenag, Sumenep, Sabtu (17/6/2023).

Pantauan mediajatim.com, kegiatan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB itu berlangsung khidmat.

Sebelum kegiatan dimulai, para undangan yang terdiri dari Kepala Kemenag Sumenep Chaironi Hidayat, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sumenep, wali murid dan guru MIN 1 Sumenep disuguhkan penampilan-penampilan oleh para pelajar.

Penampilan-penampilan yang dimaksud, seperti tartil dan tes hafalan Al-Qur’an dari 50 siswa kelas akhir MIN 1 Sumenep yang bakal diwisuda.

Baca Juga:  Kontribusi Lebih Rp1 Miliar, CV. Jawara Terima Piagam Apresiasi Dirjen Bea Cukai

Diketahui, 50 pelajar MIN 1 Sumenep masing-masing memiliki perolehan hafalan Al-Qur’an yang berbeda-beda, dari hafalan satu juz hingga lima juz.

Kepala MIN 1 Sumenep Didik Santoso dalam sambutannya menuturkan, 50 anak didiknya telah dinyatakan lulus dalam menyelesaikan proses pendidikan.

“Putra-putri wali murid hari ini secara resmi dan seremonial telah dilepas dari MIN 1 Sumenep. Namun ini hanya secara akademik. Secara batin, hubungan guru dan murid tetap akan terikat. Guru tetaplah guru,” ungkapnya, Sabtu (17/6/2023).

Didik Santoso berharap, para wali murid dapat memilihkan lembaga pendidikan yang tepat bagi seluruh lulusan MIN 1 Sumenep.

Baca Juga:  Jatim Nihil, Ini Daftar Caleg Mantan Koruptor di Pileg 2019

“Anak-anak ibu sekalian telah menghafal Al-Qur’an, kami berharap hafalannya tak terputus. Dari menghafal Al-Qur’an juz 30, semoga kelak bisa menghafal Al-Qur’an 30 juz,” harapnya.

Kepala Kemenag Sumenep Chaironi Hidayat yang hadir pada kesempatan tersebut mengapresiasi uji publik hafalan Al-Qur’an yang diberlakukan MIN 1 Sumenep saat anak didiknya hendak melakukan prosesi wisuda dan kelulusan.

“Karena biaya pendidikan untuk anak didik tidak akan sia-sia manakala mampu menghafal Al-Qur’an. Hafalan Al-Qur’an anak ini nanti juga bisa mengalir ke wali murid,” ungkapnya.(mj12/faj)