KPPN Rilis Realisasi APBN Satu Madura per Mei 2023, DAK Fisik Baru 4,82 Persen

Media Jatim
APBN Satu Madura
(Ongky Arista UA/Media Jatim) Rilis Kinerja APBN Mei 2023 di KPPN Pamekasan, Kamis (22/6/2023).

Madura, mediajatim.com — Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Pamekasan merilis kinerja APBN sampai dengan Mei 2023 Kemenkeu Satu Madura di kantornya Jalan Jokotole, Kamis (22/6/2023).

Dalam rilis ini, KPPN menerangkan bahwa penerimaan negara year on year (yoy) per Mei 2023 mengalani kenaikan signifikan.

Total realisasi penerimaan negara naik 24,95 persen. Penerimaan sektor pajak naik 25 persen. Cukai naik 31,09 persen dan penerimaan negara bukan pajak meningkat 48,29 persen.

Sementara untuk realisasi pengeluaran negara, dari pagu Rp8,45 triliun, realisasinya baru Rp3,13 triliun atau sudah di angka 37,06 persen.

Baca Juga:  Jawaban DPC PKB Pamekasan Terkait Banner H.M Sahibuddin Masih Menjabat Ketua Dewan Syuro di Banner Satu Abad NU

Pengeluaran ini terdiri dari belanja kementerian/lembaga (K/L) Rp1,57 triliun dan baru terealisasi 35,7 persen dan TKD Rp6,87 triliun dan realisasiny sudah Rp2,57 triliun.

Dalam kesempatan rilis tersebut, Kepala KPPN Pamekasan Tri Tenggo Sukmono juga membeberkan realisasi DAK Fisik yang realisasinya baru 4,82 persen.

Pagu DAK Fisik ini Rp373,4 miliar dan baru terealisasi Rp18 miliar.

Perinciannya, sektor pendidikan Rp123,1 miliar terealisai 0 persen, kesetaraan dan KB Rp74,6 terealisasi 0 persen, konektivitas Rp41,4 miliar terealisasi 25 persen, pertanian, kelautan, perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan Rp68,3 miliar terealisasi 0 persen dan pengembangan kawasan industri perdagangan Rp65,9 miliar terealisasi 11,58 persen.

Baca Juga:  Pastikan Data Valid, IPNU-IPPNU Larangan Luar Salurkan Puluhan Paket Sembako

“DAK Fisik kendala juknisnya dari kementerian/lembaga terlambat, kemudian juga proses lelangnya,” ungkap Tri, Kamis (22/6/2023).

Dia mengatakan, proses lelang ini perlu waktu. “Sepertinya kendalanya di situ, proses lelang, juknisnya terlambat,” sambungnya.

Tri mengatakan, realisasi DAK Fisik ini kemungkinan akan merangkak naik pada triwulan tiga.

“Kemarin dari temen-temen Pemda mengatakan akan ada realisasi di triwulan tiga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, press release ini dihadiri oleh Bea Cukai Madura, KPP Pratama se-Madura, BPN, KPKNL, Kejaksaan Pamekasan dan sejumlah stakeholders terkait lainnya.(*/ky)