PERIODE II

Buruh Rokok Asal Pamekasan Terima BLT DBHCHT di Sampang

Media Jatim
Rokok
(Dok. Media Jatim) Komisi IV DPRD Sampang saat melakukan Sidak di salah satu perusahaan rokok di Kecamatan Camplong, Sampang pada 10 Juli 2023 lalu.

Sampang, mediajatim.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kepada tiga perusahaan rokok di Sampang pada 10 Juli 2023 lalu.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni menjelaskan, Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan apakah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak.

“Untuk memastikan akurasi penerima, kami langsung konfirmasi dan tanya buruh penerimanya satu per satu di situ,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Jumat (28/7/2023).

Saat menanyakan langsung kepada buruh yang menerima bantuan, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mendapati nama penerima namun tidak tercantum dalam data.

Baca Juga:  Gelar Operasi Pasar, Satpol PP Bangkalan Temukan Tiga Merek Rokok Ilegal

“Saya tanya kok namanya tidak ada di daftar penerima, ternyata orang tersebut berasal dari Pamekasan yang meminjam KTP warga Sampang,” ucapnya.

Banner Iklan Media Jatim

Pria yang akrab dipanggil Fafan itu menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh dilakukan oleh pihak perusahaan rokok, sebab yang menerima harus benar-benar warga asli Sampang.

Banner Iklan Media Jatim

“Kami meminta kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sampang untuk memvalidasi terlebih dahulu data penerima, bukan hanya asal-asalan saja,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Fafan, pihaknya juga meminta 305 penerima dengan rincian 148 orang di Kecamatan Camplong, 129 orang di Kecamatan Tambelangan dan di Kecamatan Banyuates sebanyak 28 orang kembali divalidasi.

Baca Juga:  Teken Pakta Integritas, Imigrasi Pamekasan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

mediajatim.com juga berupaya menghubungi Kepala Dinsos P3A Sampang Mohammad Fadeli via WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.(rif/faj)