IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Pemkab Pamekasan Sanksi Gudang Kuning lantaran Ambil Sampel Tembakau Lebih 1 Kg

Media Jatim
Gudang Kuning Pamekasan
(Ongky Arista UA/Media Jatim) Pengambilan sampel tembakau di Gudang Kuning milik Janto Soewandi, 12 Agustus 2023.

Pamekasan, mediajatim.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sudah mengeluarkan sanksi atas praktik pengambilan sampel tembakau lebih dari 1 kilogram (Kg) di Gudang Kuning, Jalan Raya Nyalaran, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Rabu (16/8/2023).

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Sebagaimana diberitakan mediajatim.com, 13 Agustus 2023, Pemilik Gudang Kuning Janto Soewandi mengakui telah mengambil sampel tembakau lebih dari 1 Kg.

“Ya, kalau pakai tangan, ya, repot gitu, ada toleransi segitu itu (1,3 kilogram, red),” terang Janto via telepon kepada mediajatim.com, Sabtu (12/8/2023) malam lalu.

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024
IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengaku sudah memberikan sanksi kepada gudang tersebut.

“Kemarin kami sudah menandatangani surat teguran, sebagaimana diatur dalam Perda 2/2022 tentang Pengusahaan Tembakau Madura, yang melanggar kita sanksi teguran,” terangnya, Rabu (16/8/2023).

Baca Juga:  11 Pengurus Dewan Pendidikan Sampang Tak Digaji Empat Bulan

Dia berharap, setelah ditegur, pengusaha tersebut bisa berbenah dan menaati Perda 2/2022 yang secara tegas mengatur pemgambilan sampel dalam tata niaga tembakau maksimal 1 Kg.

“Jika masih melanggar, ada lagi, bisa saja izin pembelian kita cabut, pemerintah berhak dan jelas diatur Perda 2/2022,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terkait sanksi tersebut, Pemilik Gudang Kuning Janto Soewandi tidak memberikan jawaban.

Pesan pendek WhatsApp yang ditujukan kepadanya oleh media ini hanya dibaca hingga berita ini diterbitkan.(*/ky)