Guru MTs Negeri 1 Pamekasan Raih Juara IV dalam Lomba Menulis Puisi Tingkat Nasional

Media Jatim
Guru
(Ahmad Daifi Al Arrozi/Media Jatim) Guru MTs Negeri 1 Pamekasan Rachmad Santoso yang berhasil meraih juara IV dalam ajang Memanggil 1000 Guru Indonesia Menulis Puisi yang diadakan Forum Indonesia Menulis di Jakarta

Pamekasan, mediajatim.com — Guru MTs Negeri 1 Pamekasan Rachmad Santoso berhasil meraih juara IV dalam ajang Memanggil 1.000 Guru Indonesia Menulis Puisi yang diadakan Forum Indonesia Menulis di Jakarta, Sabtu (2/9/2023).

Lomba menulis ini mengusung tiga tema sekaligus, yakni “Merdeka Belajar di Hati Sang Pengajar”, “Merdekanya Pendidikan di 78 Tahun Kemerdekaan” dan “Pendidik Memaknai Pengabdian di 78 Tahun Kemerdekaan”.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Negeri 1 Pamekasan Bambang Sudjito mengatakan, guru yang akrab disapa Santoso itu memiliki sikap dan teladan yang baik bagi siswa maupun guru. Hal itu dibuktikan dari prestasinya yang telah diraih.

Baca Juga:  Serangkaian Kegiatan Akhir Tahun Yayasan Miftahul Ulum

“Bapak Santoso memang pribadi yang patut ditiru. Selain menjadi staf yang bertanggung jawab dan profesional, dia juga merupakan pentolan kesenian sekolah dan Pamekasan,” terangnya, Rabu (6/9/2023).

Selain Santoso, kata Sudjito, ada satu guru lagi yang mendapatkan gelar pemenang dalam lomba menulis puisi tersebut, yaitu Daniyatul Islam.

“Guru yang jadi pemenang ini naskahnya masuk dalam karya yang akan dibukukan,” tambahnya.

Guru MTs Negeri 1 Pamekasan Rachmad Santoso mengatakan bahwa dirinya memang terbiasa menulis.

Dia juga mengaku punya kebiasaan mencatat apa saja yang ia temui. “Tipnya adalah, apa yang saya dengar, lihat, dan rasakan, semuanya menjadi karya. Saya mulai dari catatan kecil, lalu disempurnakan saat ada waktu luang,” tuturnya, Rabu (6/9/2023).

Baca Juga:  Ratusan Orang Ikut Pemeriksaan Gratis di SD Negeri Kowel 3 Pamekasan

Bahkan karya yang sudah menjadi juara kali ini, lanjut Santoso, inspirasinya dari janji para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang didengar dan dilihatnya.

Guru yang sudah tidak muda lagi ini berpesan, berkaryalah sewaktu muda hingga lanjut usia. Niatkan karya yang diciptakan menjadi sesuatu yang menghasilkan.

“Jangan menyerah dalam berkarya, niatkan karya anda untuk mendapatkan uang,” pungkasnya.(mj17/faj)