PERIODE II

Pemuda Aeng Tong-Tong Sumenep Keluhkan Jalan Rusak Parah Bertahun-tahun, Kades: DD Terbatas!

Media Jatim
Jalan
(Kurdianto Al Laily/Media Jatim) Pengendara sepeda motor sedang melintas di jalan sebelah selatan Madjid Darul Muttaqin, Dusun Gendis, Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Minggu (29/10/2023).

Sumenep, mediajatim.com — Jalan di Dusun Gendis, Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, yang mengalami rusak parah mendapat sorotan dari Aliansi Pemuda Gendis (APG).

Salinan dari Display Hari Bhayangkara'24_20240724_133806_0000
14_20240724_133640_0001

Pasalnya, akibat tidak diperbaiki selama bertahun-tahun, jalan yang menghubungkan warga setempat ke Masjid Darul Muttaqin, Dusun Gendis, Desa Aeng Tong-Tong itu sudah menelan beberapa korban.

Ketua APG Desa Aeng Tong Tong Moh. Rifqi mengatakan, sejak Kepala Desa Hadi Sudirfan menjabat pada 2020 lalu, jalan tersebut belum pernah ditambal sulam.

Jalan yang rusak ini, kata Rifqi, sangat meresahkan warga. Bahkan ada beberapa warga yang mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalan tersebut.

Baca Juga:  Bank Jatim Sumenep Bersama Disdik Gelar JJS HGN 2023 Berhadiah Paket Umrah!

“Kemarin, seorang anak dan ibunya jatuh saat pulang berjualan. Ada lagi istrinya Pak RT 08 juga mengalami kecelakaan di jalan Gendis ini,” ungkapnya, Minggu (5/11/2023).

Apalagi saat musim hujan, ucap Rifqi, sepanjang jalan Makam Gendis tersebut hampir semuanya tergenang air.

Karena itulah, Rifqi berharap, Kades setempat benar-benar memperhatikan jalan di sekitar Makam Gendis hingga masjid Darul Muttaqin tersebut.

“Kalau Dana Desa (DD) memang terbatas, mungkin ada terobosan lain ke instansi yang lebih tinggi. Bisa lobi ke Pemprov atau ke tingkat pusat. Kalau dianggap perlu, libatkan kami atau para pemuda jika ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes),” terangnya.

Baca Juga:  Mayoritas Desa di Bangkalan Masih Berstatus Berkembang, DPMD Ungkap Penyebabnya

Kepala Desa Aeng Tong-Tong, Kecamatan Saronggi, Hadi Sudirfan membenarkan bahwa sejak dirinya menjabat kepala desa, jalan di Sepanjang Makam Gendis tersebut memang belum pernah ada tambal sulam.

Hal itu terjadi, kata pria yang akrab dipanggil Dirfan tersebut, karena anggaran Dana Desa (DD) Aeng Tong Tong sangat terbatas, sehingga belum bisa dialokasikan untuk jalan yang dikeluhkan warga. “Insyaallah tahun depan akan dianggarkan,” ungkapnya, Senin (6/11/2023).

Dirfan mengimbau kepada warga yang melintasi jalan rusak tersebut agar berhati-hati.

“Mohon doanya, semoga DD di Aeng Tong Tong tahun berikutnya banyak mendapat tambahan,” pungkasnya.(mj21/faj)