PERIODE II

Bangun Ekonomi Kreatif Keluarga, GOW Sumenep Gelar Pelatihan Olah Telur Asin Aneka Rasa

Media Jatim
GOW
(Joni Suhartono/Media Jatim) Ketua GOW Sumenep Chusnul Chotimah saat memberikan sambutan dalam Pelatihan Ekonomi Kreatif Membuat Telur Asin Aneka Rasa di Aula Sekretariat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga setempat, Kamis (23/11/2023).

Sumenepmediajatim.com — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep menggelar Pelatihan Ekonomi Kreatif Membuat Telur Asin Aneka Rasa di Aula Sekretariat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat, Kamis (23/11/2023).

Ketua GOW Sumenep Chusnul Chotimah mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk membangun ekonomi kreatif keluarga. Makanya diadakan pelatihan mengolah telur asin aneka rasa. Karena di Sumenep banyak orang yang suka telur asin.

Proses memasak telur asin, kata perempuan yang akrab disapa Ima itu, sangat mudah. “Jadi kita hanya perlu kreativitas untuk menciptakan aneka rasanya,” ungkapnya, Kamis (23/11/2023).

Lebih lanjut Ima menerangkan bahwa kalau urusan pasar itu gampang. Karena di Sumenep sudah banyak penggemar telur asin.

“Bahkan kalau mau, telur asin ini bisa kita pasarkan lebih luas, bukan hanya untuk masyarakat Sumenep,” ucapnya.

Baca Juga:  NU dan Pemdes Sentol Daya Bersinergi Santuni Anak Yatim

Ima berharap telur asin aneka rasa ini bisa menjadi ciri khas oleh-oleh bagi masyarakat luar yang berkunjung ke Sumenep.

“Kita akan bangga, jika para wisatawan yang datang ke Kota Keris ini menjadikan telur asin sebagai oleh-oleh. Itu akan terwujud jika ada kemauan dari kita,” imbuhnya.

Salah satu impian GOW Sumenep ke depan, ucap Ima, ingin membuat gerai khusus penjualan telur asin aneka rasa.

Tim Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya Emy Koestanti Sabdoningrum, yang hadir sebagai salah seorang penyaji dalam kegiatan ini menerangkan, pelatihan memasak telur asin ini harus berkelanjutan. Pasalnya, di Sumenep potensi pasar telur asin sangat bagus.

Baca Juga:  Batik Harus Diperhitungkan dalam Laku, Karya, dan Hidup

“GOW Sumenep harus mendorong para wanita, khususnya para anggotanya, agar kreatif dalam membantu perekonomian keluarga, dan telur asin ini bisa menjadi solusi,” ungkapnya, Kamis (23/11/2023).

Emy menambahkan, Tim FKH UNAIR Surabaya telah berkolaborasi dengan GOW Sumenep terkait pengolahan telur asin aneka rasa ini.

“Saya berharap para wanita hebat Sumenep, khususnya yang tergabung dalam GOW agar menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan menjadi SDM mandiri yang berpendapatan sendiri,” pungkasnya.

Diketahui, pelatihan ekonomi kreatif ini diikuti oleh 25 organisasi yang tergabung dalam GOW Sumenep.

Selain Emy Koestanti Sabdoningrum, hadir juga sebagai pemateri dalam kegiatan ini, Rochmah Kurnijasati dan Kadek Rachmawati. Kedua pemateri ini juga dari Tim FKH UNAIR Surabaya.(mj21/faj)