Persam Juara Piala Menpora 2023, Manajemen dan Pemain Sujud Syukur di Alun-Alun Trunojoyo Sampang

Media Jatim
Persam
(Dok. Media Jatim) Manajemen dan pemain Persam melakukan sujud syukur di Alun-Alun Trunojoyo Sampang, Selasa (28/11/2023) sore.

Sampang, mediajatim.com — Manajemen dan pemain Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Madura (Persam) melakukan sujud syukur di Alun-Alun Trunojoyo Sampang, Selasa (28/11/2023) sore.

IMG-20240220-WA0010
IMG-20240220-WA0008

Sujud syukur tersebut dilakukan sebab Persam telah meraih gelar juara Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia Amputee Football Championship 2023.

Manajer Persam M. Khairul Umam menjelaskan, sujud syukur itu dilakukan di Sampang sebab para pemain berasal dari empat kabupaten di Madura dan Sampang menjadi titik tengah Madura.

Baca Juga:  Dua Kali Berganti Bupati, Akses Masyarakat Kecamatan Ganding-Pasongsongan Sumenep Tetap Rusak!

“Persam akan berkomitmen dan terus berupaya untuk tetap konsisten mengharumkan Madura dalam setiap kompetisi, bukan hanya satu kabupaten saja,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Selasa (28/11/2023).

Pria yang akrab disapa Irul itu menerangkan, saat Persam ikut kompetisi dipastikan tidak setengah-setengah, karena tidak mau mengecewakan Madura di kancah nasional.

“Kami mempersembahkan gelar juara ini secara khusus kepada salah seorang pemain yang meninggal Ahmad Faiz Rofiki akibat penyakit paru-paru basah beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Dosen IAIN Madura itu juga meminta dukungan ke masyarakat Madura agar Persam tetap bisa memberikan performa terbaik sehingga bisa bersaing dengan daerah lainnya.

Baca Juga:  Wabup Raja'e Pinta Masyarakat Bisa Jaga Persatuan di Harkitnas

“Ada dua Pemain yang masuk Timnas, yaitu Robby Hasan dan Riki Adi Pradana. Kedua pemain ini telah menjadi andalan Timnas saat berlaga di Malaysia, dan Alhamdulillah jadi juara,” ujarnya.

Sementara, Ketua Persam Dimas Beruntung berharap prestasi di ajang Piala Menpora ini menjadi salah satu motivasi bagi kaum difabel agar terus semangat berikhtiar dalam mengharumkan nama Madura.

“Kita harus tetap berkarya dan selalu berpikir positif, jangan pernah jadikan keterbatasan sebagai kendala untuk tetap produktif dan berprestasi,” singkatnya.(rif/faj)