MSFC DISPLAY WEB

Hasil Rekap Internal Tim, Aliyadi Mustofa Diprediksi Kembali Raih Suara Tertinggi Nasional 

Media Jatim
Aliyadi Mustofa
(Dok. Wecarejatim) Politisi PKB asal Pulau Garam Aliyadi Mustofa.

Regional, mediajatim.com — Anggota DPRD Jawa Timur dua periode Aliyadi Mustofa kembali nyaleg di Dapil XI Madura pada Pemilu 2024 ini.

Incumbent PKB tersebut diprediksi kembali memperoleh suara tertinggi nasional di internal PKB berdasarkan rekapitulasi suara yang dilakukan oleh timnya.

Aliyadi mengatakan bahwa penghitungan resmi KPU memang masih berlangsung, namun, timnya, yakni Aliyadi Mustofa Bersahabat (AMB) telah melakukan rekapitulasi perolehan suara secara internal.

Hasil hitungan tim yang tersebar hampir di seluruh wilayah Madura, suara Gus Aliyadi mencapai 220 ribu.

Perolehan tersebut mendekati perolehan suara Gus Aliyadi pada Pileg 2019 yang tembus sekitar 225 ribu.

Baca Juga:  Tiga ‘Orang Penting’ NasDem Jember Ikut Halau Covid-19

Dengan demikian Gus Aliyadi diprediksi menjadi legislatif peraih suara terbanyak nasional di internal PKB.

Banner Iklan Media Jatim

“Bismillah sesuai harapan. Data sementara yang masuk sudah hampir 220 ribu. Rekapitulasi masih terus berjalan karena masih ada data yang belum masuk,” katanya, Minggu (18/2/2024) malam.

Aliyadi menyampaikan, selain melakukan rekapitulasi, tim AMB juga melakukan pengamanan terhadap suara yang telah diperoleh.

Sebab, khawatir digarong orang-orang tidak bertanggung jawab. “Seperti arahan DPP PKB, kami akan kawal terus rekapitulasi suara,” katanya.

Ketua Komisi B DPRD Jatim itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang setia memberikan dukungan. Aliyadi berjanji amanah suara yang diberikan kepadanya tidak akan disia-siakan.

Baca Juga:  596 Orang di Pamekasan Akan Berebut 65 Kursi PPK Pemilu 2024

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah tersebut, Aliyadi berkomitmen untuk terus mengawal kepentingan-kepentingan masyarakat Madura.

“Terima kasih kepada seluruh tim dan masyarakat yang memberi kepercayaan kepada kami untuk mengemban amanah ini,” tutup mantan anggota DPRD Sampang itu.(**/ky)