PERIODE II

Direktur RSUD Smart Klaim Sudah Latih Perawat untuk Layani Pasien dengan Ramah

Media Jatim
Rsud smart Pamekasan
(Fitria M/Media Jatim) Koridor menuju ruang pasien di RSUD Smart Pamekasan.

Pamekasan, mediajatim.com – RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan mendapat predikat baik dalam survei Kepuasan Masyarakat Semester Kedua 2023 yang dilakukan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pamekasan.

Meskipun begitu, layanan RSUD Smart Pamekasan tetap dikeluhkan keluarga pasien lantaran perawat dan dokter tidak datang tepat waktu.

Salah seorang keluarga pasien penderita penyakit jantung asal Kecamatan Tlanakan bernama Arina Felani (29) menuturkan bahwa pelayanan di RSUD Smart Pamekasan sudah cukup baik, namun sayang, dokter yang melayani tidak tepat waktu.

“Ibu saya dari rumah itu berangkat pukul setengah enam pagi, sampai di Poli Jantung harus menunggu hingga pukul 9.00 WIB kadang sampai 10.00 WIB untuk mulai praktik,” tuturnya kepada mediajatim.com, Rabu (20/3/2024).

Namun Rina memaklumi dan berpikir barangkali dokter yang praktik saat itu harus mengunjungi pasien rawat inap terlebih dahulu sebelum memulai praktik.

Baca Juga:  Pamekasan Akan Bangun Gedung Perpustakaan Baru Rp10 Miliar

“Katanya masih visit ke yang opname itu. Selain itu ibu saya juga pernah bilang kalau regulasi BPJS Kesehatan yang sering berubah-ubah. Selebihnya bagus sih,” katanya.

Banner Iklan Media Jatim

Warga lain bernama Musriyani (34), keluarga pasien katarak asal Kecamatan Pademawu, mengeluhkan sikap perawat.

“Kalau dokternya baik pelayanannya, namun waktu itu memang bed rumah sakit penuh dan bapak saya tidak masalah jika langsung pulang. Yang saya agak sesalkan sikap perawat yang kurang ramah kepada bapak saya,” ungkapnya.

Ani berharap sikap perawat yang ayahnya alami tidak terjadi kepada pasien lain. “Karena bapak saya cukup sepuh ya, harusnya lebih halus dan sabar melayani orang tua,” harapnya.

Menanggapi itu, Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Raden Budi Santoso mengatakan praktik di setiap poli dimulai pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:  Meski Terapkan E-RPas, Retribusi Pasar di Pamekasan Masih Tak Sampai Target

“Di pintu poli sudah tertera jam-nya dimulai setiap pukul 9.00 WIB jadi kalau dari rumah berangkat jam lima pagi ya kelamaan nunggunya,” jelasnya, Rabu (20/3/2024).

dr. Budi menambahkan, terkait regulasi BPJS Kesehatan yang seringkali berubah merupakan kebijakan yang harus dipatuhi.

“Tidak hanya pasien, kami pihak rumah sakit sebenarnya juga tidak ingin kebijakan ini berubah-ubah. Namun kalau tidak mengikuti aturan BPJS, kami tidak dibayar. Jadi untuk masyarakat lebih sabar lagi,” ungkapnya.

Sementara terkait sikap perawat yang kurang ramah, dr. Budi mengatakan itu kembali ke persepsi masing-masing orang.

“Bisa saja sikap itu timbul karena cara pembawaan atau karakter seseorang yang sebenarnya biasa saja namun terkesan berbeda oleh pasien. Namun selama ini kami tetap memberikan pelatihan kepada semua tenaga medis bagaimana melayani pasien dengan baik,” pungkasnya.(fit/ky)