IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

6 Fakta TKW Madura Dikenai Pajak Rp360 Juta Gegara Borong Emas 3 Kg dari Arab Saudi

Media Jatim
Risma
(Dok. Tangkap layar YouTube Faiz Slamet) Risma, TKW yang dikenai pajak Rp360 juta lantaran membawa banyak emas.

Pamekasan, mediajatim.com — Viral TKW Madura Risma yang bekerja di Arab Saudi dikenai pajak Rp360 juta lantaran membawa emas tiga kilogram saat hendak pulang ke kampung halamannya.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

mediajatim.com merangkum beberapa fakta terkait peristiwa yang menimpa Risma tersebut.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

1. Kejadiannya pada 2023

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024

Berdasarkan akun YouTube Faiz Slamet yang pernah mewawancarai Risma, peristiwa tersebut terjadi pada 2023 lalu.

“Saya bikin konten bersama Risma itu pas dia datang dari Arab, upload-nya kalau tidak salah keesokannya, saya lupa, yang jelas tidak lama dari bikin konten tersebut,” terang Faiz kepada mediajatim.com, Kamis (18/4/2024).

2. Bawa Tiga Kilogram Emas dari Arab Saudi

Pengakuan Risma di akun YouTube Faiz Slamet, dirinya dikenai pajak ratusan juta karena membawa emas dari Arab Saudi.

Baca Juga:  Update Real Count KPU RI: Prabowo-Gibran Menang di Madura!

Mengenai berapa jumlah keseluruhan emas yang dibawa, tidak disebutkan oleh Risma. Namun informasi yang beredar, emas yang dibawa Risma seberat tiga kilogram.

3. Emas yang Dipakai Risma Lolos dari Pajak

Saat diwawancarai, Risma mengenakan perhiasan emas dalam bentuk kalung, gelang dan cincin.

Namun katanya, emas yang ia pakai tersebut tidak dikenai pajak. “Itu pun yang pakai tidak ditimbang, dianggap bonus dan tidak dikenai pajak. Per gramnya Rp300 ribu,” tuturnya.

4. Pajak Dibayar di Tempat

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Risma dikenai pajak ratusan juta saat mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Pada saat itu, Risma langsung melunasi pajak di tempat. “Peraturannya itu kan (barang bawaan, Red.) tidak boleh terlalu banyak atau lebih, sedangkan saya itu lebih, bahkan bisa dibilang banyak, jadi harus bayar di tempat,” ungkap Risma saat diwawancarai Faiz Slamet.

5. Risma Bukan Asli Madura

Baca Juga:  Tingkatkan Daya Tarik Wisata Pantai Lombang, Pemkab Sumenep Gelar Festival Layangan LED

Berdasarkan informasi yang dihimpun mediajatim.com, perempuan yang memiliki usaha katering di Arab Saudi tersebut bukanlah warga asli Madura, melainkan warga Pontianak yang menikah dengan pria asal Bujur Timur, Pamekasan.

6. Regulasi Barang Bawaan Penumpang dari Luar Negeri

Mengenai barang bawaan, sebenarnya Pemerintah RI telah mengatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang.

Dalam BAB III Pasal 7 Permen tersebut, barang bawaan atau barang yang tiba bersama dengan penumpang dibagi menjadi dua kategori, yakni barang pribadi yang dipergunakan atau dipakai untuk keperluan pribadi dan barang yang dibawa oleh penumpang selain keperluan pribadi.

Selanjutnya, di Pasal XII di BAB yang sama dijelaskan, barang pribadi diberikan pembebasan bea masuk jika nilainya tidak lebih dari USD 500.

Artinya, apabila seorang penumpang dari luar negeri barang bawaannya melebihi batas dari pembebasan bea masuk, maka kelebihannya akan dipungut bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) atau Pajak Penghasilan (PPh).(ak/faj)