IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Kiai Faizi Beberkan Alasan Membuat Lagu Ngudi Rahayu: Saya Mencari Titik Temu Pemikiran Para Filsuf!

Media Jatim
Faizi
(Rena Yunita J/Media Jatim) K. M. Faizi saat membeberkan latar belakang terciptanya lagu Ngudi Rahayu kepada penikmat musik di Manifesco Resto and Cafe Pamekasan, Minggu (20/5/2024).

Pamekasan, mediajatim.com — Sanggar Iqro’ Pamekasan mengadakan Bedah Musik Karya K. M. Faizi bertajuk “Refleksi Sosial Musik Religi” di Manifesco Resto and Café di Jalan Jalmak, Pamekasan, Minggu (19/5/2024).

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Bedah musik ini dibuka dengan penampilan Iqro’ Band yang membawakan salah satu lagu Kiai Faizi yang berjudul “Ngudi Rahayu”.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Kiai Faizi menerangkan, lagu Ngudi Rahayu diciptakan untuk mencari titik temu pemikiran beberapa filsuf.

“Bisa teman-teman dengar sendiri dari lirik lagu ini, saya mencari benang merah antara pemikiran Friedrich Nietzsche dengan Jalaluddin Rumi, dan Santo Agustinus dengan Al-Ghazali. Iqro’ Band berhasil membawakannya dengan sangat baik,” tuturnya di depan para penikmat musik, Minggu (19/5/2024).

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Lebih lanjut salah satu pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep ini memaparkan, dalam menciptakan lagu ada dua hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu lagu dan liriknya.

Baca Juga:  SMPN 2 Pamekasan Gelar Pemilihan Ketua OSIS seperti The Real Pemilu: Ada Timses dan Masa Kampanye!

“Lagu itu berbicara dengan nada-nadanya, sementara lirik berbicara dengan kata-katanya. Keduanya saling menguatkan,” ujarnya.

Kiai yang juga dikenal sebagai penyair dan sastrawan ini mengatakan bahwa dirinya menciptakan lagu tidak hanya untuk dinyanyikan lalu selesai.

“Lebih dari itu, saya berharap makna dari lagu-lagu saya bisa direnungkan oleh penikmatnya,” ungkapnya.

Diketahui, selain Ngudi Rahayu, lagu-lagu Kiai Faizi lainnya, yaitu Sungai-Sungai Mengalir ke Laut, Tajalli, Meditasi, Nyaris Sempurna, dan Sallimna medley Semesta Bersholawat juga dibawakan oleh Iqro’ Band selama acara berlangsung.(fit/faj)