PERIODE II

Hadiri Diskusi Jurnalis Pamekasan, Pj Bupati Masrukin Mengaku Tak Antikritik demi Kemajuan Daerah

Media Jatim
Bupati
(Dok. Instagram Pemkab Pamekasan) Pj Bupati Pamekasan Masrukin menghadiri Diskusi dan Ngopi (Diksi) yang diselenggarakan oleh para jurnalis dari berbagai organisasi di Pamekasan, Jumat (7/6/2024).

Pamekasan, mediajaim.com – Pj Bupati Pamekasan Masrukin menghadiri Diskusi dan Ngopi (Diksi) Insan Jurnalis Lintas Media dan Sektor di Ballroom Hotel Azana, Jumat (7/6/2024) siang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh jurnalis dari berbagai organisasi di Pamekasan ini, mengusung tema “Merawat Relasi tanpa Membunuh Kreasi”.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi masyarakat, hingga praktisi hukum.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Masrukin mengapresiasi kerja jurnalis Pamekasan karena telah mengambil peran penting membantu pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman media di Pamekasan telah berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Sejauh ini teman-teman media sangat membantu kami untuk keberlangsungan pembangunan,” ungkapnya, Jumat (7/6/2024).

Banner Iklan Media Jatim

Tidak hanya masukan, imbuh Masrukin, kritikan yang juga disampaikan media dapat dijadikan bahan untuk perbaikan program-program Pemkab Pamekasan ke depannya.

Banner Iklan Media Jatim

“Kami dari pihak Pemkab Pamekasan tidak antikritik. Selama niatannya untuk mendorong kemajuan daerah, semua masukan dan kritikan kami anggap penting supaya kami senantiasa bisa berbenah,” ujarnya.

Baca Juga:  Rujak Kelang Khas Pamekasan Bikin Ngiler, Diburu Warga Lokal hingga Bule Jerman

Pj Masrukin juga menegaskan bahwa Pemkab Pamekasan tidak akan pernah mempersempit ruang gerak media untuk terus berkarya.

“Kami berharap awak media tetap konsisten melaksanakan tugasnya sesuai dengan kode etik jurnalistik untuk mengawal keberlangsungan pembangunan di Pamekasan,” tambahnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Acara Diksi Lintas Media dan Sektor M. Khairul Umam mengatakan, ada empat subtema yang diangkat pada kegiatan ini, salah satunya, terkait Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang mengancam kebebasan pers di Indonesia.

“Acara ini ingin menyatukan komitmen bahwa jurnalis Pamekasan bersatu, solid dan kompak dalam mengawal isu-isu yang berhubungan dengan pers dan pembangunan Pamekasan,” pungkasnya.(fit/faj/**)