PERIODE II

Berembus Kabar Achmad Fauzi-Imam Hasyim di Pilkada Sumenep 2024

Media Jatim
Pdip dan pkb sumenep
(Dok. Media Jatim) Achmad Fauzi (kiri) dan KH. Imam Hasyim.

Sumenep, mediajatim.com — Berembus kabar Achmad Fauzi akan berpasangan dengan Ketua DPC PKB KH. Imam Hasyim Ali di Pilkada Sumenep 2024 mendatang.

Sebagaimana diketahui, PDI Perjuangan dan PKB merupakan partai superior di Kota Keris. PDIP mengantongi 11 kursi dan PKB 10 kursi.

Ketua DPC PKB Sumenep KH. Imam Hasyim Ali menyampaikan bahwa PKB Sumenep telah membuka peluang kepada siapa saja yang hendak mendaftar sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Pada dasarnya kami DPC PKB hanya petugas partai. Kami telah melaksanakan tahapan sesuai instruksi DPP PKB. Di antaranya membuka pendaftaran bagi yang mau berkompetisi pada kontestasi Pilkada 2024,” ungkapnya, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga:  Somber Rajah Raih Juara 2 Festival Wisata Sumenep 2024

Hingga pendaftaran ditutup, kata Kiai Imam, DPC PKB Sumenep telah menerima berkas dari tujuh pendaftar kandidat bakal calon di Pilkada Sumenep 2024. Tujuh nama dimaksud yakni;

Banner Iklan Media Jatim
  1. Abu Hasan (Bacabup)
  2. KH. Unais Ali Hisyam (Bacabup)
  3. H. Moh Hosni (Bacabup)
  4. H. Herman Dali Kusuma (Bacawabup)
  5. Nur Fitriana (Bacawabup)
  6. H. Abdul Hamid Ali Munir (Bacawabup)
  7. Aditya Raman Dany (Bacawabup)

“Insyaallah Jumat (14/6/2024) besok ini tahap awal uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di DPP,” sambung pengasuh Pondok Pesantren Attaufiqiyah Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto itu.

Banner Iklan Media Jatim

Terkait kabar akan berpasangan dengan Fauzi, Imam Hasyim menjawab dirinya tidak terdaftar sebagai bacabup atau bacawabup di PKB.

Baca Juga:  Satpol PP Pamekasan Tertibkan Reklame Liar, Kabid Penegak Perda: Masyarakat Jangan Sembarangan Pasang Baliho!

“Nama saya tidak terdaftar baik sebagai Bacabup maupun Bacawabup,” jawabnya.

Terpisah, Ketua Desk Pilkada PDIP Sumenep 2024 Zainal Arifin mengaku tidak bisa memberikan jawaban apa pun.

“Saya tidak bisa menjawab, karena belum ada surat resmi dari DPD maupun DPP,” tuturnya, Kamis (13/6/2024).

Selama ini, menurut Zainal, personal Fauzi maupun PDIP Sumenep kerap dikabarkan telah berkoalisi dengan sejumlah partai.

“Saya tidak bisa membenarkan kabar ini dan saya tidak menolak informasi dari teman-teman media. Sebelum kabar ini kami sudah dikabarkan berkoalisi dengan PAN. Intinya, sekarang kami menunggu surat resmi dari DPP untuk berkoalisi dengan partai ataupun calon yang lain,” pungkasnya.(mj2/ky)