PERIODE II

DLH Jawa Timur Tinjau 6 SD di Pamekasan yang Lolos Uji Macro Excel Adiwiyata Provinsi

Media Jatim
DLH Jatim ke Pamekasan
(Fitria M/Media Jatim) Tim verifikatur DLH Jawa Timur meninjau SDN Bugih 1 Pamekasan, Kamis (13/6/2024).

Pamekasan, mediajatim.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan mendampingi tim Verifikasi Lapangan (Verlap) DLH Jawa Timur meninjau enam sekolah adiwiyata yang telah lolos uji macro excel tingkat provinsi, Kamis (13/6/2024).

Enam sekolah yang lolos yaitu SDN Bugih 1, SDN Larangan Tokol 1, SDN Teja Barat 1, SDN Larangan Badung 2, SDN Teja Timur 2 dan MI Islamiyah Sumur Putih.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Pamekasan M. Selamet Djauhari mengatakan bahwa tim Verlap DLH Jawa Timur melihat dan menilai langsung kondisi sekolah.

Baca Juga:  Kejaksaan "Dicueki" Polres Pamekasan, Perkara Pemalsuan Akta Hibah Tanah yang Dibekingi Irjen Teddy Minahasa Masih P-19

“Tim penilai melihat kesesuaian data yang DLH Pamekasan setorkan, apakah valid atau tidak. Harapan kami semuanya valid lebih-lebih ada progres sehingga mendapat nilai tambah,” ungkapnya kepada mediajatim.com, Rabu (13/6/2024).

Selamet juga mengatakan bahwa tim penilai tidak hanya dari pihak DLH Jawa Timur tapi juga dari akademisi dan praktisi lingkungan.

Banner Iklan Media Jatim

“Ada dosen IKIP Surabaya dan praktisi lingkungan yang memang sudah ahli,” tuturnya.

Banner Iklan Media Jatim

Sebagaimana diberitakan mediajatim.com sebelumnya, ada 15 SD adiwiyata kabupaten yang diajukan ke tingkat provinsi namun hanya enam sekolah yang lolos.

Baca Juga:  Perpusda Sumenep Sepi, Pengunjung Keluhkan Koleksi Buku yang Tak Update

“Kami mengirimkan sekolah dengan nilai minimal 80. Namun seleksi DLH Jawa Timur lebih detail lagi. Setelah nanti Verlapnya selesai kita tunggu bagaimana hasilnya” paparnya.

Kata Selamet, DLH Pamekasan berharap seleksi adiwiyata ini mendorong pembentukan karakter lingkungan sejak anak sekolah dasar.

“Sekolah mana pun yang terpilih nanti semoga bisa dipertahankan, dan semoga bisa benar-benar membentuk karakter anak didik dan bisa menjadi bekal ketika dewasa nanti,” tutupnya.(fit/ky)