PERIODE II

Cerita Pemuda Sumenep Pakai Uang Imtihan saat Dimintai Duit Oknum Polisi Gegara Tak Punya SIM

Media Jatim
Pemuda Sumenep Ditilang Polisi
(Dok. Harakatuna) Ilustrasi warga diberhentikan polisi lalu lintas.

Sumenep, mediajatim.com — Moh Ihsan, pemuda asal Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, yang dimintai uang Rp200 ribu oleh oknum polisi lalu lintas Polres Sumenep gegara tidak punya SIM, mengaku kesal dan kecewa.

Pasalnya, uang yang dia berikan Rp150 ribu kepada anggota polisi di Pos 12-0 Trunojoyo Satlantas Polres Sumenep pada 28 Juni 2024 lalu merupakan dana haflah imtihan.

“Pastinya kecewa,” tutur Ihsan kepada mediajatim.com, Rabu (3/7/2024).

Dia bercerita bahwa saat diberhentikan polisi di Jalan Trunojoyo, dia tengah disuruh kakaknya untuk menjemput banner ke percetakan menggunakan dana haflah imtihan.

Baca Juga:  Desak Batalkan Pembangunan Tambak Garam, Warga Gersik Putih Geruduk Kantor BPN dan Pemkab Sumenep

“Namun uangnya itu saya pakai untuk bayar ke polisi itu,” bebernya.

Ihsan mengaku harus mengembalikan uang Rp150 ribu itu ke kakaknya. “Sekarang saya baru bisa ganti Rp50 ribu ke kakak,” imbuhnya.

Dia berharap uang yang telah dia berikan ke oknum anggota polisi lalu lintas Satlantas Polres Sumenep itu dikembalikan.

“Jika bisa dikembalikan saya berharap dikembalikan. Karena itu saya pinjam dari uang haflah melalui kakak,” harapnya.

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Alimuddin Nasution tidak bisa dikonfirmasi dan dimintai tanggapan terkait hal tersebut.

Baca Juga:  Dukung Operasi Zebra Semeru 2023, Ketua DPRD Sumenep Ajak Warga Tertib Lalu Lintas

Media ini tidak direspons saat menghubunginya, Rabu (3/7/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.(man/ky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *