PERIODE II

92 Desa di Sumenep Masih Berkembang, DPMD: Tak Ada yang Berstatus Tertinggal!

Media Jatim
Desa
(Ikhwan Fajarisman/Media Jatim) Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf usai diwawancara di kantornya, Selasa (9/7/2024).

Sumenep, mediajatim.com — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep mencatat, sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal dan tertinggal di kabupaten berjuluk Kota Keris ini.

Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf menyampaikan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) kabupaten ujung timur Pulau Madura ini sudah mengalami kenaikan status.

“Berdasarkan IDM, sekarang sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Sumenep,” ucapnya, Selasa (9/7/2024).

Pihaknya mencatat, saat ini desa yang berstatus berkembang di Sumenep sudah mencapai 92 desa. “Sementara desa yang berstatus maju berjumlah 137 dan yang mandiri berjumlah 101,” imbuhnya.

Baca Juga:  Proyek Gedung Perpusda Pamekasan Rp7,9 Miliar Terancam Molor

Anwar berharap, desa yang saat ini berstatus berkembang menjadi maju dan yang maju menjadi mandiri.

Banner Iklan Media Jatim

“Kami akan berupaya bekerja sama dengan semua pihak untuk terus meningkatkan status desa hingga menjadi mandiri. Karena desa mandiri sudah tingkatan tertinggi dalam status IDM,” bebernya.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240713_064735_0000
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240713_064736_0002
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20240713_064736_0001

Lebih lanjut Anwar menerangkan bahwa untuk meningkatkan status desa harus melalui enam hal, yaitu layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas dan tata kelola pemerintahan desa.

Baca Juga:  Kalah Pileg Ingin Maju di Pilkada Pamekasan, Ini Kata Achmadi!

“Akan tetapi, tiga dimensi yang paling ditekankan dalam pengembangan desa, yakni aspek sosial, ekonomi dan lingkungan,” ungkapnya.(man/faj) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *