web media jatim
IMG-20250318-WA0019
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0005
17_20250330_123844_0001
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_101342_0000
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_101342_0002
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_185753_0000
News  

Imbas Banjir, Tiga Jenis Penyakit Mengancam

Media Jatim

MEDIAJATIM.COM, Pamekasan-Dampak banjir akhirnya menjadi kewaspadaan tersendiri di lingkungan Pemkab Pamekasan. Utamanya berkenaan dengan penyakit yang akan menyerang warga terdampak.

Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_185234_0000
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0003
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0004
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0006
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_191349_0000

Hasil pantauan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, terdapat tiga jenis penyakit yang harus diwaspadai paska banjir bandang yang menerpa daerah perkotaan Pamekasan belum lama ini. Yakni, diare, gatal-gatal, dan leptospirosis.

Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_101342_0001
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_101343_0005
19_20250330_123844_0003
16_20250330_123844_0000
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0000

Penyakit tersebut muncul lantaran air kotor. Ketiganya sangat mudah menyerang warga, jika tidak diantisipasi sejak dini.

Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250330_101342_0004
18_20250330_123844_0002
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0001
Display Pancasila dan Lebaran 2024_20250329_190236_0002

Kepala Dinkes Ismail Bey menyatakan, penyakit diare dan gatal-gatal mudah menyerang korban banjir, lantaran mereka tinggal di lingkungan dengan kondisi air keruh. Untuk itu, ia menyarankan agar warga segera membersihkan lingkungan serta seluruh anggota tubuhnya dengan air bersih. Ketika banjir, seluruh penampungan air  warga terdampak menjadi kotor.

Baca Juga:  DPC PRBIJ Pamekasan Deklarasi Dukungan untuk Ra Baqir-Taufadi dan Risma-Gus Hans

”Kecuali warga yang memang memiliki tandon atau tempat penampungan air khusus. Sebenarnya, kami telah menggerakkan tim medis untuk melakukan penyuluhan ke lapangan sebagai antisipasi peredaran penyakit diare dan gatal-gatal ini,” ucapnya.

6_20250329_191607_0004
Salinan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20250329_225430_0000
Salinan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20250329_194028_0000
4_20250329_191606_0002
7_20250329_191607_0005
9_20250329_191607_0007

Bahkan, warga terdampak juga diminta agar melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui kader-kader posyandu yang ada di setiap kelurahan. Hanya saja sambung dia, upaya itu tidak berjalan maksimal. Sebab,  masyarakat terfokus pada upaya penyelamatan diri ketika banjir terjadi.

”Selain diare dan gatal-gatal, penyakit leptospirosis inilah yang perlu diwaspadai dan membahayakan bagi warga yang terjangkit,” bebernya.

Ismail menjelaskan, leptospirosis merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh kencing tikus. Penyakit itu tergolong berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga:  Bikin Baper, Nenek Berusia 89 Tahun Rajin Hatamkan Al-Quran

Menurutnya, jenis penyakit itu pernah menyerang warga Sampang. Hingga saat ini, warga Pamekasan belum terjangkitinya.

”Meski belum terjangkit leptospirosis, warga tetap harus waspada. Bagaimanapun, prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati wajib kita pakai,” tukasnya.

Sekadar diketahui, banjir di wilayah kota terjadi pada tanggal 3 Januari 2017, setelah hujan deras disertai angin kencang melanda daerah Pamekasan. Sedikitnya,  enam kelurahan dan dua desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan, Pademawu dan Kecamatan Pegantenan, terendam banjir.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pemkab setempat, sebanyak lima bangunan rusak akibat bencana alam itu. Dua unit rumah rusak akibat diterjang banjir, dan tiga unit lainnya akibat angin kencang. Empat kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut. Warga terdampak terpaksa numpang tidur di rumah tetangganya. (*)

2_20250329_191606_0000
8_20250329_191607_0006
Salinan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang_20250330_124601_0000