Tahun Kedua, UNBK SMA di Sumenep Masih Sistem Shift

  • Bagikan

MediaJatim.com, Sumenep – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah memasuki tahun kedua. Hingga kini, sebanyak 12 SMA Negeri dan 63 SMA Swasta masih menyelenggarakan UNBK dengan sistem shift atau secara bergiliran.

Kurangnya sarana komputer dengan instalasi jaringan internet masih menjadi kendala karena belum memadai. Memasuki tahun kedua ini, UNBK di seluruh jenjang SMA masih dilaksanakan dengan sistem shift.

“Tahun ini belum ada. Semua masih sistem shift,” ungkap Slamet Goestiantoko, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Libatkan 50 Tenaga Lokal, Eksplorasi ENC-02 di Sumenep Rampung

Namun demikian, lanjut Slamet, secara bertahap Dinas Provinsi Jawa Timur berusaha terus mensupport setiap sekolah dengan cara memberikan bantuan sarana. Diharapkan tahun depan ada sekolah SMA di Kabupaten Sumenep yang bisa menyelenggarakan UNBK satu shift saja.

Sementara itu, Bupati Sumenep A. Busyro karim menyatakan, memang harus ada penambahan sarana prasarana. Sehingga di masa mendatang, pelaksanaan UNBK tidak lagi harus sistem shift. Namun langsung dilakukan secara serempak oleh semua siswa di sekolah masing-masing.

“Ini memang harus nambah, ya. Tadi (saat sidak), masih sistemnya shift-shift pan,” tutur Bupati saat melakukan sidak UNBK di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Sumenep.

Baca Juga:  When Should You Reverse A Bed?

Namun demikian, sambung Bupati, tahun ini pelaksanaan UNBK untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan memberlakukan satu shift saja. Bupati mengklaim sarana komputer untuk UNBK tingkat SMP sudah memadai.

“Kalau untuk yang SMP, MTs tahun ini sudah bisa serempak,” tutupnya.

Reporter: Nur Khalis

Redaktur: Sulaimam

  • Bagikan
WhatsApp chat