IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Mampu Tapi Dapat Rastra, Pria Ini Bagikan ke Tetangga

Media Jatim

MediaJatim.com, Pamekasan – Pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) oleh Pemerintah Desa Kertagena Laok, Kadur, Pamekasan telah selesai dilaksanakan, Selasa (19/02). Namun bagi Samsul Anam Riadi, warga Dusun Tlandung Kertagena Laok, pendistribusian beras untuk masyarakat tidak mampu itu masih tetap berlanjut.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Sebab, pria yang akrab dipanggil Samsul itu memiliki sifat sosial yang sangat tinggi. Samsul membagikan beras yang diterimanya kepada tetangga yang memang betul-betul layak menerima bantuan tersebut.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

“Saya kasian, makanya saya bagikan hasil bantuan rastra kami (Samsul dan mertuanya, red) kepada tetangga yang lebih layak menerima,” ujar Samsul.

Sebanyak 4 karung (10kg) beras rastra ia bagikan. Bahkan, Samsul harus membeli beras tambahan agar bisa menjangkau 11 KK yang seharusnya lebih layak mendapatkan bantuan Rastra (masing-masing KK 3 kg/ 1 gantang).

“Mereka lebih layak dan sangat memerlukan perhatian dari pemerintah,” tambahnya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Hariyanto selaku tokoh setempat, mengapresiasi langkah dermawan Samsul. Menurut Har, itu selayaknya menjadi contoh bagi penerima rastra yang nyatanya berekonomi mampu, namun terkadang berpura-pura miskin.

Baca Juga:  Upaya Universitas Madura dalam Melakukan Penyadaran Patuh Hukum di Tengah Pandemi Covid-19

Beras Sejahtera ini, tambahnya, merupakan bantuan dari pemerintah untuk membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Namun, faktanya tidak semua masyarakat yang benar-benar tidak mampu mendapatkan beras gratis tersebut. Sehingga, tak jarang hanya menimbulkan kesenjangan di masyarakat, apalagi kebanyakan yang mendapatkan bantuan tersebut orang yang dianggap lebih berada.

Sementara penerima bantuan Rastra adalah mereka yang sudah tercantum dalam daftar penerima yang dikeluarkan dinas terkait. Kepala desa pun sebagai penanggungjawab pendistribusian di bawah tidak memiliki wewenang untuk mengubah data penerima, sehingga beras tersebut harus diberikan kepada penerima yang telah terdaftar meskipun tidak tepat sasaran.

Reporter: Agus Supriadi

Redaktur: Sulaiman