IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Ngisi Acara di IAIN Madura, Sujiwo Tejo Kritik Tajam Seniman Madura

Media Jatim

MediaJatim.com, Pamekasan – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Fataria Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura mengadakan Talk Show Kebudayaan dengan tema “Seni Sebagai Identitas Nusantara”, Sabtu (23/02/2019) malam. Acara itu diisi Sujiwo Tejo dan Budayawan Madura, D. Zawawi Imron.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Acara tersebut dihadiri kurang lebih 500 mahasiswa dan 200 mahasiswi dari beberapa kampus yang ada di Madura dan luar Madura.

Di awal diskusinya, Sujiwo Tejo menyampaikan kekecewaannya. Karena seni dan budaya yang ada di Madura kurang diperhatikan oleh generasi milenial Madura. Padahal, menurutnya, ruh Madura itu terletak pada seni dan budaya yang ada di Madura, khususnya Pamekasan.

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024

Tejo menilai, orang Madura hari ini meninggalkan seni dan budaya Madura. “Karena orang Madura itu sendiri kurang kreatif dalam memahami kesenian dan kebudayaan Madura. Dan mereka tidak memiliki potensi untuk mengemas budayanya menjadi kemasan milenial,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak setuju kalau budaya daerah ditinggalkan.

“Sebenarnya, yang salah ini adalah seniman-senimannya. Karena mereka tidak mampu dan kurang berkreasi lagi,” ujar Presiden Republik Janjukers itu.

Reporter: Idrus

Redaktur: A6