Cegah Stunting, TPID Banyuwangi Gelar Pelatihan

  • Bagikan

MediaJatim.com, Banyuwangi – Untuk mencegah Stunting sejak dini, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kabupaten Banyuwangi cluster selatan menggelar Pelatihan Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM) di Aula Hotel Baru Indah Jajag Kecamatan Gambiran, Selasa (27/8).

Kegiatan diikuti 165 peserta dari unsur KPMD (Kader Pembangunan Masyarakat Desa), Pedamping Desa (PD) Pemerintah Desa (Pemdes) yang ada di Kecamatan Kalibaru, Glenmore, Sempu, Tegalsari, Gambiran, Bangorejo, Pesanggaran, Purwoharjo, Tegaldimo dan Muncar.

Wawan Kridianto ST ketua panitia mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan selama sehari tersebut fokus ke penanganan stunting. Langkahnya, melakukan kroscek ke satu persatu kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) tentang kesahatan dan gizi.

Baca Juga:  SPAB SRPB Jatim Memasuki Kegiatan Terakhir di SMPN 1 Wates Blitar

Pihaknya berharap, pelatihan ini bisa menjadikan para peserta betul – betul memahami cara penanganan stunting yang benar supaya masyarakat di desa bebas dari penyakit kondisi tinggi badan anak kurang normal karena faktor gizi, tersebut.

“Pelatihan ini juga untuk pemahaman tugas dan fungsi KPM yang didampingi staf pemerintah desa dan pendamping desa. Harapanya ketiga unsur itu bisa bersinergi,” jelas Wawan.

Kegiatan perdana ini dibuka langsung Trie FM Witarseno Kabid Pemberdayaan Masyarakat DPM-d (Dinas Pemberdayaan dan Desa) Kabupaten Banyuwangi.

Menurutnya, program inovasi ini kedepannya sebagai salah satu persyaratan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), agar pemerintah desa bisa berinovasi dan tak melulu fokus ke pembangunan fisik.

Baca Juga:  Several types of Relationships: Which can be Best?

Dia berharap KPM, PD dan Pemdes bisa melakukan penanganan stanting dengan baik karena ketiga unsur ini sebagai ujung tombak program tersebut.

“Kami berharap semua desa bisa berinovasi untuk Banyuwangi terdepan,” pungaks Trie.

Dalam pelatihan itu, panitia juga mengundang hadirkan pejabat dari Dinas Kesehatan Banyuwangi, untuk memaksimalkan pencegahan stunting sejak dini.

Reporter : Yudi Irawan

Redaktur : Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat