oleh

Penganggaran Dana Penanggulangan Covid-19 Desa Demung Diduga Tidak Tepat

MediaJatim.com, Situbondo – Penganggaran Dana Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dinilai tidak tepat. Pasalnya pengadaan barang untuk pencegahan Covid-19 itu tidak sesuai dengan nilai yang dianggarkan.

Hal tersebut disampaikan warga Desa Demung setelah mengetahui anggaran untuk konsumsi tim relawan Satgas Covid-19. Menurutnya, anggaran untuk nasi bungkus konsumsi relawan tertulis Rp10.000 per bungkus, tapi setelah melihat keadaan nasi bungkus yang diberikan ke relawan tidak sampai harga segitu.

“Saya kira tidak sesuai, contoh anggaran nasi yang diperuntukkan untuk relawan Covid-19, dianggarkan Rp10.000 per bungkus, tapi melihat isi dalam bungkusan nasinya seperti hanya nasi seharga Rp5.000, hanya ikan asin dan nasi saja,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga:  Hari Ini, RSUD Pamekasan Pulangkan Pasien Positif Corona

Sedangkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Demung Heru Insutialam menegaskan, pihaknya tidak tahu-menahu terkait penganggaran dana penanggulangan Covid-19 itu karena semuanya di bawah tanggung jawab kepala desa.

“Saya tidak tahu, semua tanggung jawab kepala desa. Saya sebagai Ketua BPD tidak pernah difungsikan terkait urusan penganggaran dana penanggulangan Covid-19,” tegas Heru.

Padahal Ketua BPD berdasarkan Surat Edaran Kemendes PDTT Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Desa Tanggap Covid 19 Dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, Ketua BPD diwajibkan menjadi Wakil Ketua Relawan Covid 19 di Pemerintahan Desa setempat.

Baca Juga:  Masalah di Klampokan, Tak Gelar Musdes BLT-DD hingga Pos Covid-19 yang Tidak Layak

“Namanya saja wakil, tapi memang benar-benar tidak difungsikan dan tidak dilibatkan dalam proses pembuatan anggaran tersebut,” tukasnya.

Sementara saat ingin dimintai keterangan melalui via telepon, Kepala Desa Demung masih belum bisa dihubungi hingga berita ini diturunkan.

Reporter: Frengky

Redaktur: Zul