IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Penganiayaan Wartawan yang Dilakukan Oknum TNI Dimediasi Dandim 0823

Media Jatim

MediaJatim.com, Bondowoso – Penganiayaan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum TNI dimediasi di Makodim 0823 Situbondo, Minggu (17/5/2020). Korban dipertemukan langsung dengan oknum TNI AD selaku pelaku penganiayaan dengan didampingi Dandim 0823 Letkol Inf Akhmad Juni Toa.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Proses mediasi yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Akhmad Juni Toa ini berjalan dengan lancar walaupun terjadi sedikit ketegangan antara oknum TNI AD inisial WS dengan sejumlah awak media yang ikut serta mendamping NE selaku wartawan Media Jatim yang jadi korban penganiayaan. Namun Dandim masih berhasil meredam situasi yang sempat memanas.

Letkol Inf Akhmad Juni Toa menyampaikan, tujuan dari proses mediasi ini untuk mengakhiri ketegangan antara wartawan dengan TNI AD, agar tidak berkepanjangan.

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024

“Tujuan mediasi ini untuk mencari solusi agar tidak terjadi miskomunikasi antara rekan-rekan media dengan TNI AD, tapi masalah proses hukum anggota saya akan tetap kami proses sesuai dengan aturan dan pasal-pasal yang ditentukan oleh penyidik kami,” jelasnya.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Atas kejadian penganiayaan ini, pihaknya meminta maaf karena perilaku arogan yang tidak selayaknya dilakukan oleh anggota TNI yang seharusnya mengayomi masyarakat. Ia juga mengecam keras tindakan yang telah diperbuat oleh anggotanya tersebut.

Baca Juga:  Lakukan Operasi Rokok Ilegal Bersama Tim Gabungan, Satpol PP Pamekasan Ajak Masyarakat Bersinergi

“Kami mohon maaf atas kelakuan anggota saya yang sudah main hakim sendiri dan saya sangat mengecam keras perilaku anggota saya yang arogan terhadap rekan-rekan jurnalis khususnya wilayah Bondowoso. Apapun alasannya, terlepas itu benar atau salah, anggota saya tidak dibenarkan kalau main hakim sendiri,” paparnya.

Untuk diketahui, hasil dari kesepakatan dalam proses mediasi tersebut, proses hukum terhadap yang bersangkutan akan tetap berjalan dan oknum TNI AD tersebut menandatangani surat perrjanjian bahwa tidak akan ada lagi pengancaman, intimidasi, ataupun penganiayaan terhadap jurnalis khususnya di daerah Bondowoso.

Reporter: Suryadi

Redaktur: Zul