Mapolres Pamekasan Dikepung Ribuan Warga Nahdliyin

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan – Ribuan massa mengatasnamakan warga Nahdliyin mengepung Mapolres Pamekasan, mendesak segera menangkap pemilik akun Facebook Muhammad Izzul yang hingga saat ini belum ada kejelasan.

Mereka menggelar aksi sekaligus istighosah guna meminta pihak Kepolisian bisa bekerja secara profesional sehingga pelaku ujaran kebencian terhadap Kiai Taufiq Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan bisa segera ditangkap.

Warga NU menagih janji Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar yang akan menindaklanjuti kasus tersebut, namun hingga hari ini belum mampu diungkap.

Saat menemui massa aksi, Kapolres Pamekasan Apip Ginanjar mengatakan, kasus ujaran kebencian ini sudah dilimpahkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Sebab, menurutnya, Polres Pamekasan masih belum punya sistem khusus untuk kasus tersebut.

“Ini bukan hal yang mudah kami harus hati-hati jangan sampai salah menangkap pelaku,” ucapnya.

Baca Juga:  Pengamat Apresiasi Jokowi Mampu Jaga Pertumbuhan Ekonomi Rata-rata 5 Persen

Sementara Korlap Aksi, Ra Maltuful Anam menekankan, jangan sampai tercium bau perlindungan dari Polres terhadap pelaku penghinaan terhadap Kiai NU.

“Jika sampai ada bau pembelaan dari Polres Pamekasan terhadap pemilik akun FB Muhammad Izzul ini, maka Pamekasan akan kami ratakan,” tegasnya.

Aksi yang diberi nama Gerakan 9 Jumat Pon ini diikuti oleh pengurus dan kader NU serta Banom-nya dari tingkatan ranting hingga cabang.

Reporter: Asy’ari

Redaktur: Zul

WhatsApp chat