Cukup Mantan yang Pecundang, Bupati Sumenep Jangan!

MEDIAJATIM.COM | Sumenep – Itulah kalimat yang tertulis di salah satu poster saat tiga puluh lebih mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (Himpass) melakukan aksi demo ke kantor Pemkab Sumenep, Jawa Timur, Jumat (25/6).

Mereka mendesak bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi, segera melakukan percepatan infrastruktur ketenagalistrikan dan telekomunikasi, khususnya di pulau Sapeken. Hingga saat ini tidak ada satupun kebijakan bupati yang menjadi solusi atas persoalan akut dan menahun itu.

“Itu sangat urgen. Tapi solusi apa yang diberikan bupati? Nihil!” Jelas Ayyub, salah satu koordinator aksi.

Baca Juga:  Hari Raya Idhul Adha; Citra Oktavia Berbagi dengan Anak Yatim dan Dhuafa

Warga pulau Sapeken masih sering kesulitan mendapatkan penerangan yang memadai. Di samping itu, telekomunikasi juga sangat sulit.

Menurut mahasiswa, kebutuhan warga kepulauan di Sumenep, termasuk pulau Sapeken, sudah terjadi sejak negara Indonesia berdiri hingga sekarang. Harapan dan janji hanya terdengar saat momentum Pilkada lima tahunan saja.

“Ini sangat menghambat produktifitas, akan dibiarkan sampai kapan?” Lanjutnya.

Saat aksi digelar, sebagian mahasiswa membentangkan spanduk bernada sendiran. Diantaranya berbunyi, Cukup Mantanku yang Pecundang. Bupati Jangan. Ada pula diantara mereka yang menulis poster yang dibentangkan dengan kalimat: Janji Bupati Lebih Kejam dari Mantanku, Kami Anakmu dari Sapeken Ingin Bertemu.

Baca Juga:  Aliyadi Mustofa: Kiai Nawawi Abdul Jalil Ulama Kharismatik dan Sederhana

Aksi yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian ini tidak membuahkan hasil. Sebab bupati tidak menemui massa aksi seperti yang dilakukan pada aksi serupa sebelumnya.

“Katanya (bupati) ada rapat. Kami akan melakukan aksi lebih besar lagi,” pungkasnya.

Reporter: Ab
Redaktur: Sulaiman

WhatsApp chat