IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001
News  

Aliyadi Mustofa Pastikan Aspirasi Masyarakat Diperjuangkan

Media Jatim

MEDIAJATIM.COM | Pamekasan- Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa menggelar serap aspirasi bersama masyarakat pada dua tempat berbeda di Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (1/6/2022).

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Serap aspirasi pertama digelar di rumah makan dan resto Al Muna Jalan Pintu Gerbang, dan kedua di Cafe Djena Coffe Jalan Raya Pakong. Setiap sesi, kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga dan kepala desa dari beberapa kecamatan.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Aliyadi Mustofa berjanji akan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat di tingkat Provinsi Jawa Timur agar keinginan mereka bisa terwujud sesuai harapan, mulai pertanian, perekonomian, hingga infrastruktur.

“Pasti saya akan perjuangan di DPRD Jawa Timur, kalau setelah acara ini tidak ada tindak lanjut, itu namanya pengkhianat,” tegasnya usai acara kepada awak media.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Menurutnya, penyerapan aspirasi masyarakat (reses) merupakan kewajiban bagi anggota DPRD untuk mengetahui sesuatu yang menjadi harapan masyarakat untuk keberlangsungan pembangunan daerahnya. Aspirasi tersebut nantinya akan diaktualisasikan dalam bentuk program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Baca Juga:  Resume Reses Nur Yasin, Dapat Penghargaan hingga Ide Pembuatan Omnibus Law

“Makanya kami mengumpulkan masyarakat dan kepala desa di sini, selama APBD mampu maka kewajiban saya untuk memperjuangkannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam serap aspirasi itu ada banyak permintaan masyarakat yang harus diperjuangkan, diantaranya usaha mikro kecil menengah (UMKM), pertanian, dan peningkatan ekonomi lainnya.

“Kalau infrastruktur, kita dorong melalui teman-teman fraksi yang ada di Komisi D bisa menyampaikan itu. Hal hal yang berkaitan dengan ekonomi misalnya, sektor pertanian, perkebunan, perhutanan, koperasi, kami bisa tangani sendiri di Komisi B,” pungkasnya. (*)