IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

Habiskan Rp70 Miliar, Aktivasi Sentra IKM Bangkalan Hanya Sebatas Janji

Media Jatim
Sentra IKN Bangkalan
(Helmi Yahya/Media Jatim) Gedung Sentra IKM di akses Suramadu Desa Baengas, Kecamatan Labang, Bangkalan, Rabu (29/3/2023).

Bangkalan, mediajatim.com — Pembangunan gedung Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Bangkalan dekat akses Suramadu, Desa Baengas, telah rampung sejak akhir 2022 lalu.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

Hal ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan Qorry Yuniastuti.

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Menurutnya, gedung Sentra IKM Bangkalan memang sudah selesai dibangun 100 persen pada Desember tahun lalu.

IMG-20240616-WA0017
IMG-20240616-WA0014
IMG-20240616-WA0018
IMG-20240616-WA0031
IMG-20240616-WA0024

Kata Qarry, pembangunan gedung Sentra IKM Bangkalan tersebut dilakukan secara bertahap sejak tahun 2017. Hingga rampung, gedung tersebut menelan anggaran Rp70 miliar.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Bangkalan, Sejumlah Figur Mulai Ambil Formulir Pendaftaran Cabup dan Cawabup

Adapun rinciannya, lanjut Qarry, pada tahun 2017 anggaran yang turun Rp10 miliar, 2019 sekitar Rp3 miliar, 2021 Rp21 miliar dan 2022 Rp36 miliar.

“Pada tahun 2018 sebenarnya anggarannya juga turun, yakni Rp6 miliar. Namun di tahun itu proyek pembangunannya tidak terealisasi,” tuturnya.

Sementara untuk sumber anggarannya, terang Qarry, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

Pada tahun 2021 dan 2022 Sentra IKM Bangkalan sudah dijanjikan akan aktif melakukan sejumlah kegiatan, tetapi tidak pernah terealisasi hingga hari ini.

Baca Juga:  Empat Pelaku Penganiayaan Satpam Pesantren di Pamekasan Divonis Dua Bulan Penjara

Ditanya kapan gedung Sentra IKM Bangkalan tersebut akan diaktivasi, Qorry mengaku akan melakukan grand opening saat proses pemeliharaan selesai.

“Tahun ini, kami berencana akan menjadikan Sentra IKM sebagai tempat pemasaran, rumah produksi, juga wisata edukasi dan budaya. Jadi keinginan kami segala kegiatan OPD yang berbentuk event bisa ditempatkan di sana,” ujarnya.

Namun, ungkap Qarry, gedung tersebut kini masih memiliki kekurangan. Salah satunya, sarana prasarana seperti alat produksi belum dimiliki. Sementara ini, alat yang lengkap hanya pada satu komoditi, yakni kerajinan batik.

“Prioritas kami memang komoditi kerajinan batik, karena yang paling besar adalah potensi batik. Kami juga memiliki komoditi kerajinan tali agel, kerajinan bambu dan besi, tapi belum lengkap mesinnya,” pungkasnya. (hel/faj)