IMG-20240616-WA0023
IMG-20240616-WA0022
IMG-20240616-WA0001

7 Orang Diringkus dalam Kasus Pembacokan di Bangkalan, Kades Bulung Jadi Tersangka Utama!

Media Jatim
Kades
(Helmi Yahya/Media Jatim) Konferensi pers pembacokan tiga warga pendukung Bacakades Bator, Kecamatan Klampis di Mapolres Bangkalan, Kamis (13/4/2023).

Bangkalan, mediajatm.com — Kepala Desa Bulung, Kecamatan Klampis, G (47), menjadi tersangka utama kasus pembacokan tiga warga Bangkalan pendukung Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Bator, kecamatan setempat.

IMG-20240615-WA0011
IMG-20240616-WA0002
IMG-20240615-WA0010
IMG-20240616-WA0003
IMG-20240616-WA0005

G (47) ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan enam pelaku lain yakni G (52), TM (35), S (55), S (41) AR (45) dan MEH (32).

IMG-20240616-WA0004
IMG-20240616-WA0007
IMG-20240616-WA0008
IMG-20240616-WA0006
IMG-20240616-WA0009

Kasus pembacokan di Jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan ini diungkap Polres Bangkalan, Kamis (13/4/2023).

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono menerangkan, tujuh tersangka perannya sama-sama sebagai eksekutor.

Tetapi yang diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat itu hanya dua orang, yakni T dan S.

IMG-20240615-WA0017
IMG-20240615-WA0016
IMG-20240616-WA0026
IMG-20240616-WA0013

“Ini baru ungkap awal, tujuh orang ini terbukti bekerja sama melakukan tindak kejahatan yakni pembacokan di Jalan Halim Perdana Kusuma di dekat Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan,” terangnya.

Baca Juga:  Cukup Rp350 Ribu, Calon Jemaah Haji dan Umrah Bisa Gunakan Layanan Eazy Passport Imigrasi Pamekasan

Wiwit menjelaskan, motif pembacokan ini ialah tidak ingin calon yang didukung pelaku tersaingi oleh Bacakades yang didukung para korban.

“Semua pelaku adalah warga Desa Bulung, Kecamatan Klampis, dan pelaku utamanya adalah G sebagai kadesnya,” bebernya.

Wiwit juga memastikan akan segera menetapkan tersangka lain setelah proses pendalaman selesai, sebab, dia meyakini ada pelaku lain karena kasus masih terus dilakukan pengembangan.

“Semua barang bukti sudah ada di kami, nanti akan terus kami kembangkan, jika memang terbukti ada keterlibatan pihak luar, pasti akan ditangkap,” tutupnya.(hel/ky)