Kader Sidoarjo Diduga Dibunuh Gangster, Ketua GP Ansor se-Madura Desak Polisi Segera Ringkus Pelaku

Media Jatim
Ansor
(Dok. Media Jatim) Dari kiri, Ketua PC GP Ansor Sumenep Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Maltuful Anam, Ketua PC GP Ansor Sampang Amin Syafi', dan Ketua PC GP Ansor Bangkalan Zainal Arifin Zubair.

Regional, mediajatim.com — Pemuda yang diduga wafat dibunuh gangster¬†pada hari Senin (22/5/2023) dini hari kemarin, diketahui merupakan anggota Rijalul Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Wonoayu, Sidoarjo.

IMG-20240220-WA0010
IMG-20240220-WA0008

Pemuda atas nama M. Daudy Ardiasyah (18) itu ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka bekas sabetan senjata di lahan kosong Desa Sepande, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Kejadian ini mendapat perhatian penuh dari Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor se-Madura. Mereka menyatakan solidaritas untuk sahabatnya yang diduga gugur dibunuh gangster.

Ketua PC GP Ansor Pamekasan Maltuful Anam mengatakan, aparat penegak hukum harus segera menuntaskan kasus dugaan pembunuhan ini.

“Jika perlu, kami siap menerjunkan kader Banser, apabila ada komando untuk melakukan sweeping terhadap gangster di Sidoarjo,” tegasnya, Rabu (24/5/2023).

Ketua PC GP Ansor Sampang Amin Syafi’ juga meminta Polres Sidoarjo untuk segera bertindak cepat menangkap pelaku pembunuhan. “Karena tindakan pembunuhan itu biadab sekali, tidak manusiawi,” ujarnya, Rabu (24/5/2023).

Ketua PC GP Ansor Bangkalan Zainal Arifin Zubair melalui Sekretarisnya Ali Mustofa juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, tragedi yang menimpa kader Ansor di Sidoarjo harus menjadi atensi pihak kepolisian.

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Ketua PC GP Ansor Sumenep Qumri Rahman. Tragedi kematian kader Ansor di Sidoarjo yang diduga dibunuh oleh gangster itu, kata Qumri, jelas perbuatan zalim.(fa/faj)